1 Syawal 1427 H

| October 22, 2006 | 2 Comments

Logo Blog Competition 2006Akhirnya sidang isbat yang digelar untuk menentukan 1 Syawal 1427 H yang bertempat di Kantor Departemen Agama Lapangan Banteng Jakarta Pusat memutuskan bahwa tanggal 1 Syawal 1427 Hijriyah jatuh pada tanggal 24 Oktober 2006 berdasarkan hasil pengamatan di 29 tempat diseluruh Indonesia yang menunjukan bahwa hilal belum terlihat. Keputusan ini disampaikan oleh Maftuh Basyuni sebagai menteri Agama setelah mendapatkan laporan dari Badan Ruhyat Indonesia. Dimana dalam pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh ormas Islam seperti Muhammadiyah, NU, MUI dsb. Dari hasil pertemuan tersebut kecuali Muhammadiyah sepakat bahwa 1 Syawal 1427 H jatuh pada tanggal 24 Oktober 2006. Sedangkan Muhammadiyah sendiri yang diwakili oleh Goodwill Zubair tetap kukuh dengan pendiriannya bahwa mereka akan merayakan 1 Syawal 1427 H pada tanggal 23 Oktober 2006 seperti qoute dibawah ini :

Kami sangat menghargai perbedaan pendapat. Namun dengan tidak mengurangi rasa hormat kami kepada pemerintah, kami tetap akan melaksanakan 1 Syawal 1427 H pada Senin 23 Oktober

Tentunya hal ini adalah sebuah keputusan yang patut kita hormati walaupun mungkin berbeda dengan keyakinan yang kita anut dan semoga saja untuk kedepannya hal seperti ini tidak terjadi lagi sehingga tidak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat seperti yang sedikit terkuak di komentar-komentar yang masuk pada postingan saya sebelumnya :: http://alexbudiyanto.web.id/2006/10/20/1-syawal-1427-h-pilih-mana/ Akhir kata bagi rekan-rekan yang merayakan Idul Fitri pada tanggal 23 Agustus 2006 saya ucapkan “Selamat Idul Fitri 1427 H Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” :-)

    Related Posts

Category: Islam

About the Author ()

Comments (2)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. lola says:

    Assalamu’alaykum wr wb…Selamat Iedul Fitri 1 Syawal 1427 H. Semoga Iedul Fitri kali ini kita menjadi hamba2 ALLAH yang meningkatkan takwa kepada Nya, amiiin…. Saya solat Ied tgl 23 Oktober di Al Azhar. Saya menghormati yang solat Ied 24 Okteber, karena masing2 ada dasar2 yang bisa dipertanggung jawabkan oleh pemimpin2 kita. Yang saya pikir masih kurang masuk akal adalah : Solat Ied tgl 24 tapi tidak puasa tgl 23, saking bingung nya, mau puasa takut haram, mau solat Ied takut masih Ramadhan. Hehehe… kalo saya usul, kalau lain kali masih beda, harus konsisten dong dengan keyakinan. Kalo Ied tgl 24 ya tgl 23 harus tetap puasa. OK deh saudara2ku, selamat merayakan kemanangan. Makasih bang Alex untuk mengakomodasi suara kita2. Wassalamu’alaykum wr wb.

  2. alex says:

    Mbak Lola,
    Saya kira setiap orang punya keyakinan dan alasan sendiri untuk melakukan hal tersebut [tidak puasa tanggal 23 Oktober 2006], dan tentunya kita harus menghargai dan menghormati hal tersebut. Yah inilah salah satu dampak dari ‘kebingungan’ yang ditimbulkan oleh para ‘elite’. Dan tentunya kita semua berharap hal tersebut tidak akan terulang lagi di masa yang akan datang. -amien-

Leave a Reply