Catatan Seorang Suporter
Ya, seperti yang telah kita ketahui bersama, akhirnya Indonesia bisa mengatasi perlawanan alot Bahrain dengan skor 2-1. Hasil yang tentu-nya menggembirakan kita semua. Namun dibalik kesuksesan Timnas Indonesia, masih banyak catatan merah bagi Panitia Pelaksana dalam menghelat piala Asia 2007 ini. Kemarin kebetulan saya menonton langsung pertandingan ini di Gelora Bung Karno, sehingga saya bisa mengalami dan menyaksikan sendiri bagaimana kejadian yang terjadi di luar lapangan.
Saya datang ke stadion kurang lebih pukul 16.00 WIB, sampai di stadion, saya langsung bertemu dengan anak-anak SlemaniA Batavia, yang akan mendukung pertandingan perdana Timnas Indonesia ini. Untuk tiket masuk, kami sudah koordinasikan satu hari sebelum-nya, sehingga semua bisa mendapatkan jatah tiket masuk, yang pada hari itu menjadi barang mahal. Bayangkan saja ada calo yang menjual tiket yang harus-nya seharga Rp. 25.000,- menjadi Rp, 100.000,-, maklumlah semua tiket untuk pertandingan hari itu sudah ludes, entah habis karena diborong oleh calo, atau memang saking besarnya animo masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan ini.
Setelah semua rombongan kami berkumpul, kami segera menuju pintu masuk kawasan stadion. Nah di pintu masuk pertama ini, sudah berjubel ribuan supporter yang berebut untuk masuk. Entah kenapa, sampai terjadi antrian yang sangat tidak teratur tersebut, hanya untuk memasuki kawasan stadion. Karena antrian sangat tidak teratur, dan tidak mungkin membentuk antrian, akhirnya rombongan kami memutuskan untuk meloncati pagar kawasan stadion, dimana banyak sekali suporter juga yang melakukan hal serupa.
Setelah kami berhasil memasuki kawasan stadion, kami masuk ke pintu kedua, dimana di pintu kedua ini, sudah dilakukan seleksi tiket. Hanya orang-orang yang mempunyai tiket bisa memasuki kawasan ini, setelah berhasil masuk, semua tas diperiksa, botol minuman tidak boleh dibawa masuk dan harus dituang ke dalam plastik yang sudah disediakan. Sampai disini semua suporter sudah tertib, walaupun antrian sangat panjang, tetapi tidak ada kesulitan yang berarti untuk bisa masuk ke ring akhir kawasan stadion.
Rombongan kami masuk melewati pintu 4 sektor 8, begitu masuk ke stadion, suara suporter sudah membahana. Euforia suporter yang sudah lama sekali tidak saya rasakan, terakhir kali euforia ini saya rasakan ketika masih aktif di SlemaniA, dalam mendukung PSS Sleman.Setelah pertandingan dimulai, saya kira stadion akan penuh, karena sangat besar-nya animo masyarakat di luar stadion. Tapi kok masih banyak bangku yang kosong terutama di sayap barat dan di sayap timur, padahal saat itu tiket sudah habis.
Ketika Indonesia unggul 1-0 lewat gol Budi Sudarsono, pintu utara stadion hampir jebol karena banyak suporter yang nekat memasuki barikade aparat. Tapi untung saja para suporter “nekat†tersebut tidak berhasil memasuki kawasan shelter ban, dan tidak berapa lama kemudian berhasil dibubarkan. Mengapa hal seperti ini sampai terjadi?. Menurut pengamatan saya, mereka nekat menerobos karena tidak berhasil mendapatkan tiket. Hal ini saya dengar dari teriakan-teriakan para suporter “nakal†tersebut. Mereka sudah antri dari pagi untuk mendapatkan tiket, tetapi tidak berhasil juga mendapatkan tiket. Ya, saya bisa merasakan betapa kecewa-nya mereka, sudah datang jauh-jauh untuk dapat menyaksikan kesebelasan kesayangan-nya berlaga, tapi terbentur oleh urusan tiket yang diurus secara tidak profesional.
Setelah pertandingan berakhir, rombongan kami membicarakan tentang pertandingan Indonesia berikut-nya, yang akan melawan Arab Saudi, bisa dipastikan animo masyarakat, akan sangat besar sekali untuk menyaksikan pertandingan yang akan digelar pada hari Sabtu [14 July 2007] ini. Bahkan menurut kabar terakhir, sekitar 1000-an rekan-rekan kami, [SlemaniA] akan berbondong-bondong menyerbu Jakarta. Belum lagi dari kelompok suporter fanatik lainnya, seperti Arema, LA Mania, Delta Mania, Viking dan The JakMania sendiri.
Ya, kami cuma bisa berharap, panitia pelaksana bisa lebih profesional lagi dalam menyelenggarakan even akbar ini, suporter bertiket dapat mengakses stadion dengan lebih mudah, tanpa harus berjuang hanya untuk dapat memasuki kawasan stadion. Kasihan para wanita dan anak-anak yang ingin menyaksikan tim Garuda ini beraksi, jika harus ikut berjubel tanpa antrian, ataupun harus melompati pagar stadion. Ada baiknya jika disetiap sudut stadion, disediakan BIG SCREEN yang menayangkan langsung pertandingan, sehingga penonton yang tidak memperoleh tiket, dapat menonton pertandingan tersebut dari luar stadion.
Akhirnya, semoga pengalaman pertama ini, bisa menjadi catatan berharga buat Panitia Pelaksana, sehingga untuk kedepan-nya, semua bisa dikoordinasikan dengan baik dan semua bisa berjalan dengan lebih baik lagi. Untuk pasukan Garuda, jangan pernah takut INI KANDANG KITA!. Teriakan kami untuk membakar semangatmu, pukulan genderang kami untuk menakuti lawanmu, dan doa kami untuk kemenanganmu. Ayo kamu Bisa!



Redy:
Wah, sayangnya daku tu bukan penggemar bola, jadi perhatian terhadap sepakbola ya masih kurang. Daku hanya senang nonton pas gol-nya aja, lebih nyenengin…
July 11, 2007, 7:46 pmindah:
Hahahaha.. emang indonesia cocoknya ikut pertandingan tinju
)
July 11, 2007, 9:08 pmKoSHa:
wah, cuma kebagian nonton di tv…
July 11, 2007, 9:34 pmkw:
laporannya komplit. sayang aku juga kurang menikmati permainan keroyokan he he.. jadi meskipun kemarin teman2 teriak-teriak waktu nonton tipi. aku pilih ngeblog
July 12, 2007, 7:47 amAlex Budiyanto:
Mas Redy dan Mas kw,
Yang penting doa-nya aja mas
Mbak Indah,
Looh, kok?
Mas KoSHa,
July 12, 2007, 10:11 amNah, jadi Sabtu ini mau kesini?
Yogie:
Hmm….
July 12, 2007, 11:15 amLiat Panser Biru ndak?
kok kayaknya nggak ada ya?
Alex Budiyanto:
Mas Yogie,
July 12, 2007, 11:27 amSaya kira Panser Biru juga mendukung TIMNAS kita, cuma karena ini dukungan nasional, mungkin mereka menanggalkan atribut-nya. CMIIW
aad:
moga2 mbesok menang lagiiiiiiiiiii
July 12, 2007, 12:07 pmFajar:
nice…
salam kenal aja dari bandung
July 12, 2007, 1:17 pmtukangmoto:
tidak ada yang se-seru dan se-asyik selain membela tim sepakbola negara kita sendiri. biar tim lemah..asal support terus !
July 12, 2007, 2:48 pmomith:
wew.. seru ya..
July 12, 2007, 3:17 pmcuman aku ga gitu greget mo liad bola..
kecuali.. pas liad.. pemainnya.. yang keren,ala kang bekam *halawh*, maikel owen, xixixixi..
Alex Budiyanto:
Mas Aad,
Yup, kita doakan bersama-sama untuk kemenangan TIMNAS Indonesia!
Mas Fajar,
Salam kenal juga mas
Mas Tukang Moto,
Ayo kita dukung bersama. Kita merahkan senayan!
Mbak Mitha,
July 12, 2007, 4:00 pmMau nyobain nonton di stadion? saya punya satu tiket lagi nih
*halah*
Ponaryo Astaman:
halah,gitu aja di posting..???
liat saya kok repot2….
liat di tipi kan bisa,….????
July 12, 2007, 6:38 pmNaif Al'as:
gua juga nonton tuh..di tribun atas, sektor 12. yang ada banner “merah putih you’ll never walk alone”.
July 12, 2007, 8:14 pmrd Limosin:
bener2 ctt-an seorang suporter
July 12, 2007, 9:10 pmekowanz:
lex….tiket final piro??
July 12, 2007, 10:47 pmtooooooooooopics:
HIDUP INDONESIA!!!!!
July 13, 2007, 6:23 amAndra:
Serem amat.. demi nonton timnas
moga2 menang lawan Arab deh..aku nonton di tipi ajah.. takut lompat2 pagar.. heheheh..
July 13, 2007, 1:35 pmAlex Budiyanto:
Mas Ponaryo Astaman,
Maaf saya mau dukung Timnas kok, buat untuk lihat anda. Toh, dari tempat duduk saya, ngak kelihatan muka anda. Bagi saya yang penting Indonesia menang.
*pura2 ngak tahu kalau yang nulis ini pepeng*
Mas Naif,
So, mau nonton lagi kan?
Mas Rd Limosin,
Terima kasih mas
Mas Ekowanz,
Waduh, berapa yah? saya malah kurang tahu tuh. Btw, mau nonton Final-nya?
Mas Topics,
Yup, ayo kita dukung Indonesia!
Mbak Andra,
July 13, 2007, 4:35 pmYup, jadi suporter kadang2 memang butuh pengorbanan.
AlexBudiyanto.Web.ID » Blog Archive » Back to JOGJA:
[...] Catatan Seorang Suporter [...]
July 26, 2007, 9:33 pmAji Wibowo:
Bung Alex, salam kenal…Saya ko berpikir kita punya banyak kesamaaan. Sama2 suka+koncern ma sepakbola nasional, trus sama2 dr jogja juga khan. Suatu waktu, sudi mampir ke blog saya juga dan bertukar link ya.
July 30, 2007, 2:24 amsusanti:
budi sudarsonoooo!!!!! KERENNN!!!!
December 15, 2007, 9:12 am