and Journey Begins…
Ya, setelah saya lulus kuliah, akhirnya saya bisa mulai ‘bertualang’ dengan tanpa beban. Bebas “mengembara” mengikuti arah angin (kata hati) yang meniup tubuh (baca: kapal) ini. Kayuh telah diangkat dan kini saat-nya berlayar menuju suatu tujuan di depan sana. Ya, di depan sana terhampar lautan luas, dimana saya sendiri juga belum tahu dengan pasti, apa yang ada di depan sana. Yang pasti, dalam setiap pelayaran kita harus mempersiapkan bekal untuk menghadapi badai ataupun hal buruk yang mungkin terjadi, sehingga kita bisa selamat sampai tujuan.
Saat saya menulis tulisan ini, saya sudah berlabuh di sebuah kota yang bernama “JAKARTA”. Ya, Jakarta, sebuah kota besar yang sudah pernah saya kunjungi sebelumnya, dimana saya waktu itu juga pernah menimba ilmu selama hampir 1.5 tahun di kota ini, dan waktu itu terpaksa harus pulang kandang terlebih dahulu, karena ada ganjalan (baca: belum lulus) ketika bertualang. Sekarang saya datang ke kota ini dengan semangat baru, ganjalan sudah sirna dan saya bisa lebih bebas untuk menentukan arah kapal saya sendiri.
Dengan pengalaman sebelumnya, paling tidak saya sudah sedikit tahu tentang “rimba” yang akan saya hadapi di kota ini, bagaimana “kejam”-nya Jakarta dan keras-nya kehidupan di kota ini. Ya, tak ada sesuatu yang bisa di raih dengan mudah di dunia ini, semua-nya butuh kerja keras, butuh perjuangan dan butuh ridho-Nya. Ya, walaupun di dunia ini hidup kita singkat, tapi tetap harus kita perjuangkan, karena hidup itu sendiri adalah perjuangan.
Telah saya turunkan kayuh di pelabuhan Jakarta. Sekarang saat-nya untuk memulai pertualangan menemukan tujuan hidup saya di kota ini. Yang pasti, saya ingin bahwa hidup saya yang singkat di dunia ini, bisa berguna bagi orang lain, serta berguna bagi bangsa dan negara tercinta. Bagi para pembaca, mohon doa restu-nya, semoga “pencarian” saya membawa hasil yang baik. Selamat berjuang!!


