Dari WordPress 2.1.3 ke WordPress 2.3.1

| December 27, 2007 | 12 Comments

Dua hari kemarin [25 Desember 2007] saya “iseng” upgrade engine blog ini dari WordPress 2.1.3 ke WordPress 2.3.1. Ya, lompatan yang cukup signifikan, karena saya tidak mengikuti setiap perkembangan engine blog ini, di setiap release-nya. WordPress sendiri termasuk engine blog yang sangat sering melakukan update, sehingga saya ‘malas’ jika harus mengikuti perkembangan tersebut. Baru selesai install versi terbaru, eh beberapa hari kemudian sudah muncul versi yang lebih baru lagi.

Untuk melakukan “upgrade” engine blog saya ini, cukup mudah sekali. Dengan bantuan ‘Fantastico’ [salah satu filtur di CPanel], saya hanya butuh 2 kali klik untuk memperbarui-nya. Tapi ya itu tadi, jika tidak ada BUG yang serius atau versi yang sudah ketinggalan jauh sekali, saya malas melakukan hal tersebut. Paling banter, setiap minggu-nya saya melakukan ‘backup’ database, untuk berjaga-jaga dari hal buruk yang mungkin terjadi.

Di versi yang 2.3.1 dibandingkan dengan bersi 2.1.3, hal yang paling saya rasakan berbeda adalah:

  1. Muncul-nya kolom untuk mengisi Tag, dimana kolom ini belum ada di versi yang saya pakai sebelumnya.
  2. Saat kita membuat tulisan, “preview” post muncul di halaman jendela baru. Nah, ini yang saya sayangkan, karena saya suka sekali dengan tampilan versi yang saya pakai sebelumnya. Dimana dalam versi 2.1.3 “preview” post ini muncul menjadi satu halaman dengan tulisan yang baru kita buat. Jadi, kita tidak perlu berpindah jendela/tab di web browser kita.
  3. Pada “Latest Activity” dalam “section” “Incoming Links”, ternyata sudah tidak mengarah ke Technorati lagi, tapi sudah mengarah ke BlogSearch-nya Google.
  4. Akhirnya Bug, link pertama setelah tag <!–more–> saya teratasi. Nah, sebelumnya saya selalu bermasalah dengan hal ini, dimana setiap link pertama setelah tag tersebut [masih dalam paragraph yang sama] selalu tidak dapat ditampilkan dengan baik. Eh, di versi yang baru ini, sepertinya sudah tidak bermasalah. [Seperti dalam post ini, saya bisa buat link ke CPanel, dimana itu adalah link pertama saya setelah tag <!--more-->]

Ya, tentu saja selain empat hal diatas, banyak perubahan kecil disana-sini, tapi itulah perbedaan yang paling mencolok yang saya rasakan, dari versi terbaru ini.

Saya yakin dari para pembaca, ada yang masih bertahan dengan WordPress versi lama, karena mungkin masih nyaman dengan versi tersebut, atau bahkan malah ada yang sudah berpindah ke lain hati nih?. Ya, itulah salah satu nikmat-nya software “open source”, dimana kita bisa bebas mencoba banyak software, dari banyak pilihan yang ada, tanpa keluar biaya untuk pembelian software itu. Bagi saya pribadi, WordPress sudah lebih dari cukup untuk memenuhi “hasrat” nge-blog saya. Lalu bagaimana dengan anda?

Tags: ,

Category: Review, Technology

About the Author ()

Comments (12)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. huda says:

    Wah, Lex.. tunggu sebentar lagi 2.3.2 keluar (sekarang sedang fase beta2). Atau 24 Januari nanti versi 2.4. Tapi emang milestone seperti 2.3, 2.4, dsb biasanya buggy.

  2. maseko says:

    Liburan kemarin saya sempat berniat juga upgrade mesin, tapi jadinya urung, harus uji coba dulu, terutama plugin-plugin yang digunakan. Masalahnya lompatannya terlalu jauh melebihi lompatannya Mas Alex, dari 2.0 ke 2.3.

  3. Thomas Arie says:

    Hehehe.. WordPress memang untuk orang-orang yang rajin upgrade ya? :D

  4. @huda,
    Sebenarnya saya salut sekali dengan semangat orang-orang di belakang WordPress, tapi kok perubahan-nya terlalu cepat ya? dan kadang-kadang masih buggy saja sudah dirilis :-|

    @maseko,
    Wah, ternyata masih banyak juga rekan-rekan yang “malas” mengupgrade engine blog ini. Ada beberapa rekan saya juga, yang blog engine-nya masih memakai WordPress versi < 2.0 :-)

    @Thomas Arie,
    Quote yang menarik dari jagoan MT Indonesia :-D

  5. paydjo says:

    dulu frustasi dengan rilis wordpress yg cepet banget. akhirnya install wordpress dari fantastico. kalo ada update tinggal klik aja.
    tp pas keluar 2.3 fantastico keyok harus upgrade manual

    duh …

  6. pudakonline says:

    saya juga pengen upgrade ke versi terbaru itu, tapi bingung gimana mulainya, mungkin bisa dibantu lebih detail?
    saya sudah cek fantastico di webhosting saya, tapi masih versi lama, jadi tidak banyak membantu.

    apa ada referensi yang bisa saya kunjungi, tentu upgrade yang lebih mudah dan cepat, meskipun selalu ada resiko kehilangan data.

    terima kasih

  7. @paydjo,
    Loh, saya upgrade dari 2.1.3 ke 2.3.1 juga pakai fantastico lho mas, tinggal dua kali klik, jadi deh :-)

    @pudakonline,
    Kalau ada fantastico, dan waktu anda menginstall wordpress pakai filtur di fantastico ini, tentu akan mudah sekali upgrade-nya.
    Jika mau upgrade secara manual, sebenarnya juga mudah sekali kok, wordpress di setiap rilis-nya, selalu menyertakan bagaimana meng-upgrade wordpress ini dari versi sebelumnya. Cukup jalankan script update-nya dan jika ada penambahan tabel/kolom di database biasanya sudah ada dalam script tersebut.
    Cuma cara manual ini cukup memakan energi juga, kita harus upload source code wordpress ini ke server web kita, ya kalau anda punya bandwith berlebih sih tidak ada masalah.
    Semoga link INI bisa membantu anda.

  8. amplifier says:

    waduhhh…..aq ketinggalan terus neh, apa karena jarang nulis yah makanya ga tau perkembangan jaman…..

  9. indra says:

    kemaren jg niat pengen upgrade ke versi terbaru tp apa boleh buat status hosting saya masih suspend :( karena masalah kaga jelas huhuhuuhuh…untung sekarang sudah beres dan tidak bermasalah jadi kayaknya bisa negh di upgrade wp-nya hahahahahahaha

  10. dwi says:

    boleh ikutan..!!

  11. lilik says:

    Saya baru ngeblog pake WP., nggak tahu perbedaannya

Leave a Reply