Diskusi E-Gov @ Hotel Saphire

| May 19, 2007 | 7 Comments

Pada hari Senin [14 Mei 2007] lalu, ketika saya masih di MIC-UGM dan bersiap pulang, saya mendapatkan sebuah pesan singkat dari BIG BOSS IK.C, yang memberitahukan bahwa beliau sedang di Hotel Saphire Jogja. Ya, karena saya kangen dengan beliau, saya langsung menuju ke tempat tersebut. Karena saya pikir beliau menginap di sebuah kamar di hotel tersebut, maka saya langsung ke meja resepsionis, untuk menanyakan kamar Romi Satria Wahono. Eh, ternyata nama tersebut tidak ada didalam daftar tamu menginap, dan ternyata beliau datang ke JOGJA karena sebagai narasumber, dalam diskusi yang diadakan oleh Depkominfo, dan harus pulang ke Jakarta malam itu juga.

Lewat telephone, RSW [inisial beliau di IK.C] minta saya masuk ke ruangan dimana diskusi dilaksanakan, yaitu di Kaliurang Room lantai 2 Hotel Saphire. Ketika saya masuk ruangan tersebut, diskusi masih berlangsung. Beberapa praktisi IT hadir sebagai narasumber dalam disksusi tersebut seperti: mama Judith MS [AWARI], Rusmanto [InfoLinux], dan Luri Darmawan [KIOSS.Com]. Sedangkan peserta diskusi sendiri, dari beberapa Badan/Kantor PDE tingkat propinsi, kabupaten/kota serta aktivis Open Source.

Saya sendiri, sebenarnya kurang begitu tahu, apa yang dibahas dalam acara tersebut, karena saya datang terlamat. Hanya saja, dari sedikit yang saya tangkap, mereka membahas tentang “Pengembangan e-Local Government berbasis Open Source”. Dari cerita mas Yan [salah satu peserta dari pemda bantul], RSW menjelaskan tentang kekuatan open source sebagai salah satu kekuatan pendatar dunia, dicuplik dari Buku karya Thomas L. Friedman yang berjudul The World is Flat. Selain itu, dipaparkan juga tentang tren SDM TI dan membangun komunitas maya.

Dalam sesi lainnya, Krispriyono dari Pegadaian, menjelaskan tentang implementasi Open Souce di instansinya. Ditargetkan akan menyelesaikan proses migrasi ke OSS dari kantor pusat hingga kantor cabang seluruh Indonesia pada tahun 2007 ini. Sesi selanjutnya, dilanjutkan oleh salah satu pakar PHP di Indonesia, yaitu Luri Darmawan dari KIOSS.Com yang juga rekan saya di IlmuKomputer.Com. Beliau mempaparkan tentang alternatif solusi interoperabilitas E-Gov melalui open source. Selain itu, LD [inisial beliau di IK.C] juga memberikan source code aplikasi Kependudukan dan Catatan Sipil berbasis PHP dan MySQL.

Diskusi diakhiri dengan pembacaan notulen, oleh Bapak Joko Agung [Direktur E-Government Depkominfo]. Beliau menyampaikan beberapa hal yang menjadi catatan dalam diskusi ini. Diantaranya, terkait dengan implementasi OSS di pemerintahan, usul kepada Dewan TIK Nasional agar pengembangan OSS, dimasukan dalam calender of event, dan mencari solusi yang tepat untuk mensosialisasikan OSS.

Setelah diskusi berakhir, Saya, RSW, LD, mas Ibenk [pendiri komunitas E-Gov, PDE Kebumen], mas Yan dan beberapa rekan dari Kioss.Com, ngobrol “ngalor-ngidul” di Loby Hotel, sambil menunggu jadwal penerbangan. Sekitar pukul 19.00 WIB, RSW dan LD berpamitan, untuk pulang ke Jakarta dan setelah berpelukan berpamitan, akhirnya kami semua membubarkan diri.

Ya, semoga saja hasil dari acara ini bisa ditindak-lanjuti dengan baik, dan tentu saja kita semua berharap, E-Gov bisa benar-benar segera terlaksana dan nantinya bisa berjalan dengan baik, sehingga bisa membawa kemajuan bagi bangsa dan negara kita tercinta ini. -amien-

Category: Community, Linux, Review, Software Enginering, Technology

About the Author ()

Comments (7)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. Diskusi e-Local Government Berbasis OSS | Catatan Yan Arief | May 19, 2007
  1. Yan Arief says:

    Iya.. Semoga ditindak lanjuti oleh Depkominfo
    Amien…

  2. Redy says:

    Setuju! Kalau bisa ya segera, diplanning begitu lho! Meskipun diriku pribadi tidak bisa membantu yang hanya bisa mengamati dan berkomentar (hehehe…) namun semestinya pihak Depkominfo sudah memiliki banyak tenaga ahli, profesional dan berkompetensi, jadi ya HARUS BISA!

  3. Saya salut dengan motivasi teman-teman pemda untuk kumpul dan berdiskusi bersama tentang berbagai masalah egovernment Indonesia. Tidak mudah membuat perubahan di sistem birokrasi yang “sulit” berubah. Pelan tapi pasti, mari kita semua berusaha untuk membuat perubahan ke arah yang baik :) Thanks untuk om Alex yang bersedia datang diantara kesibukan …hehehe

  4. Mas Yan, Mas Redy, dan Om Romi,
    Yup, tentu saja harapan kita semua, semua hal tersebut diatas, tidak hanya menjadi wacana. Untuk mewujudkan-nya, seperti salah satu slogan kampanye pilpres yang lalu “Bersama Kita Bisa”!.
    btw, buat om Romi, terima kasih juga telah mengundang saya untuk datang dalam acara tersebut :-)

  5. Andra says:

    Bukannya bbrp waktu lalu malah beli ttd MoU perangkat lunak berbayar? Balik opensource lagi yah ceritanya nih… :-D

  6. Mbak Andra,
    Kemarin hal ini juga saya tanyakan ke mereka [baca: Depkominfo], dan jawaban mereka tentang MoU ini masih kabur [baca: kurang jelas].

Leave a Reply