Idul Fitri 1428 H: Pilih Mana Lagi??
Yup, seperti pada tahun sebelumnya dan seperti yang pernah saya tuliskan juga di blog ini pada alamat INI, lebaran tahun ini kemungkinan besar akan berbeda lagi. Ada yang sudah mengumumkan 1 Syawal 1428 H, jatuh pada tanggal 12 Oktober 2007 menurut kalander Masehi, dan ada lagi yang sudah mengumumkan bahwa Sholat Idul Fitri 1428 H jatuh pada tanggal 13 Oktober 2007. Huh, sekali lagi kita harus dibuat bingung mana 1 Syawal 1428 H yang benar.
Upaya Wakil Presiden: H. Jusuf Kalla untuk menyamakan tanggal 1 Syawal sepertinya sudah mengalami jalan buntu. Pertemuan ormas-ormas Islam tidak bisa membuat kata sepakat jatuhnya 1 Syawal tahun ini. Saya sendiri sangat menghargai upaya Pak Kalla [yang mewakili pemerintah tentunya] dan sangat menyayangkan keputusan ormas-ormas Islam yang tidak bisa menyamakan persepsi agar umat yang tidak tahu menahu tentang bagaimana mekanisme perhitungan 1 Syawal tidak menjadi bingung.
Saya sangat menghargai jika perbedaan yang ada tersebut, memang timbul karena ilmu yang dimiliki dan benar-benar hanya untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT, tapi saya mengutuk keras jika perbedaan yang ada tersebut hanya karena ego masing-masing, apalagi jika sampai hal ini dijadikan kendaraan politik. Apalagi Pilpres 2009 sudah semakin dekat.
Mari kita lihat tetangga-tetangga kita, di Iraq sendiri yang mempunyai ormas yang belum rukun sampai sekarang [Sunni, Syiah], tetap saja 1 Syawal belum pernah berbeda, bahkan kalau saya tidak salah informasi, di negara-negara Arab belum pernah 1 Syawal dirayakan pada hari yang berbeda. Tentunya ini sangat ironis jika kita bandingkan dengan negara kita yang terkenal dengan semboyan-nya “Bhinneka Tunggal Ika” dimana 1 Ramadhan bisa dijalankan berbarengan tetapi 1 Syawal-nya berbeda satu sama lain.
Saya sendiri juga bingung mana yang benar, tapi yang pasti keluarga kami, serta warga kampung kami, sepakat bahwa 1 Syawal 1428 H akan dirayakan seperti apa yang nanti akan diumumkan oleh Pemerintah. Jadi kami akan menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah, yang kabarnya akan diumumkan nanti malam.
Akhirnya, Buat rekan-rekan yang akan merayakan lebaran besok [12 Oktober 2007] maupun lusa [13 Oktober 2007] saya ucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan bathin. Ya, semoga saja benar bahwa perbedaan yang ada sekarang ini adalah Rahmat, dan harapan saya [dan tentunya harapan kita semua] semoga kejadian semacam ini tidak akan terulang lagi di waktu mendatang. -amien-











sugeng riyadin, mas alex
Met Idul Fitri juga.
mohon maaf dan batin.
mohon maap lahir batin lex….
Para ulama yang hatinya kotor dan berperangai seperti iblis tidak suka melihat umat dalam kedamaian dan kerukunan. semua jadi ga penting. males dehhhhhhhhh
IMHO, tidak apa-apa berbeda, bukan merupakan hal yang prinsip kok. Justru kalau dipaksa disatukan nanti bisa seperti jaman order baru dulu.
Bagus sekali umat muslim Indonesia bisa menerima perbedaan ini dengan sangat baik. Saya lebih memilih Indonesia dibandingkan Irak yang sunni dan syiah-nya saling usir dan saling bantai. Atau dibandingkan banyak negara Arab yang tidak memiliki demokrasi sama sekali.
Betul di Arab (baca=timteng) gak ada perbedaan? Kali ini, Libya menetapkan 1 syawal jth pd hari jum’at. Itu artinya perbedaan ini bukan hy antara NU & Mdyah saja, apalagiTerkait motif politik. Na1udzubillah!
met lebaran maap lahir batin ya…
Alex…
Minal Aidin Wal Faidzin yaa…
“May You Have a Blessed Ramadhans”
Mohon maaf lahir dan batin.
Selamat Idul Fitri 1428 H..
Negara lain tidak berbeda… Hmm ternyata tidak begitu juga adanya. Dibeberapa negara juga terdapat perbedaan. (Lihat artikel di link ini (http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&cid=1190886323693&pagename=Zone-English-News/NWELayout)
Buat saya yang paling penting adalah “keakuratan”. Metode manapun akan saya amini jika dia adalah paling akurat… Mohon informasinya metode mana yang paling akurat secara faktual/ilmiah.
Terimakasih
Wassalam
Sofyan
Eid Friday, Saturday, Sunday
By IOL Staff
`Eid is marked with festivities and visits to the homes of friends and relatives.
CAIRO — Muslims worldwide will celebrate `Eid el-Fitr, which crowns a month of fasting, prayer, Qur’an recitation and charity, on three different days.
Saudi religious authorities announced Thursday, October 11, that the new lunar moon has been sighted in several areas of the kingdom and thus Friday, October 12, will be the first day of `Eid el-Fitr.
Similar announcements were made in fellow Gulf Cooperation Council members Qatar, Kuwait, Bahrain and the United Arab Emirates.
Palestinian and Jordanian religious authorities said the first day of `Eid will be on Friday based on moon sighting.
Islamic authorities in Nigeria, Somalia and Ethiopia announced Friday to be the first day of `Eid.
Turkey’s religious affair authorities confirmed Friday as the first day of the Muslim festive but based on astronomical calculations.
Libya had announced on Wednesday, October 10, that it will start celebrating `Eid on Friday based on its own astronomical calculations.
The Mufti Council of Russia issued a statement Thursday that the new lunar moon has been sighted and Friday will be the first day of `Eid el-Fitr.
The Mosque and Islamic Cultural Center in Rome announced Thursday that the `Eid would fall on Friday.
And `Eid is also on Friday in Greece, according to the Muslim Authority of Greece.
The Muslim Council of Britain also announced Friday to be the first day of `Eid.
The first day of the feast is observed Friday in Taiwan on Friday Sweden, the Czech Republic, Spain, Luxembourg and Canary Islands.
The mufti of the Philippines also confirmed Friday as the first day of `Eid based on moon sighting.
The religious authorities in Tatarstan confirmed the birth of the new lunar moon, making Friday the start of `Eid.
Similar announcements were made by authorities in the Central Asian republics of Azerbaijan, Georgia, Tajikistan, Kazakhstan, Armenia and Kirgizstan.
The Islamic Sheikhdom in Kosovo said in a statement on its website that Friday will be the beginning of `Eid based on earlier astronomical calculations.
In Albania, the Islamic Sheikhdom told IOL that Muslims will celebrate `Eid el-Fitr as of Friday.
Islamic religious authorities in Romania, Bosnia and Montenegro made similar announcements based on earlier astronomical calculations.
Muslim minorities in Norway and Denmark decided to follow Saudi Arabia in celebrating `Eid Friday.
`Eid Al-Fitr is one of the two most important Islamic celebrations, together with `Eid Al-Adha.
After special prayers to mark the day, festivities and merriment start with visits to the homes of friends and relatives.
Traditionally, everyone wears new clothes for `Eid, and the children look forward to gifts.
Saturday, Sunday
But not all Muslims will start the celebration on Friday.
The Ministry of Waqfs in Morocco announced Saturday, October 13, to be the first day of `Eid.
Oman, a GCC country, announced that the holy fasting month of Ramadan will end Friday and that `Eid el-Fitr will start Saturday.
Religious authorities in Uzbekistan, Egypt, Yemen, Syria, Algeria, Ghana, South Africa, Kenya, Trinidad &Tobago, Barbados, Benin, Botswana and Tanzania made similar announcements.
Singapore, Bangladesh, Suriname, Brunei, South Korea will also observe `Eid Saturday.
The Keeper of the Rulers’ Seal, Engku Tan Sri Ibrahim Engku Ngah, confirmed that Malaysian Muslims will celebrate `Eid Saturday.
Sheikul Islam, who is appointed by the Thai King to be the leader of Thai Muslims, announced Thursday that the 7.5 million Thai Muslims will celebrate `Eid on Saturday.
The Imams Association in the Netherlands confirmed Saturday as the first day of `Eid.
The Council on Muslim Faith in France said `Eid will be celebrated Saturday because the new moon could not be sighted.
Germany, Australia, Ireland, Japan and Uzbekistan made similar announcements.
Earlier, the European Council for Fatwa and Research (ECFR) said, according to astronomical calculations, Friday, October 12, will be the last day of Ramadan and Saturday, October 13, will be the first day of `Eid.
The Islamic Society of North America also announced that `Eid Al-Fitr will fall Saturday in North America.
In Pakistan and India, the chairmen of the Moon Sighting Committees announced that the Shawwal moon was not sighted Friday and, therefore; `Eid will be on Sunday, October 14.
Moon sighting has always been a controversial issue among Muslim countries, and even scholars seem at odds over the issue.
While one group of scholars sees that Muslims in other regions and countries are to follow this sighting as long as these countries share one part of the night, another states that Muslims everywhere should abide by the lunar calendar of Saudi Arabia.
dear mas Alex…
met lebaran y mas….maaf klo saya and juga anak2 KSL
ada salah sama mas..
hmm jgn lupa mas…ketupat sama opor ayam nya y
hihihihiihihi
semangat
Semuanya,
Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
hi salam kenal mas, selamat idul fitri 2007 dan sampai jumpa di pesta blogger 2007!
salam,
Wazeen
saya juga mau minta maaf lex sama km sapa tau saya pernah bikin salah sama km. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. met lebaran lex
segenap eblis penyuka jengjeng mengucapkan, mohon maaf apabila ada postingan, komentar, cletukan, provokasi, perbuatan, hingga bentuk muka yang mengecewakan dan ndak berkenan..
walau telat ndak papa, karena kemarin operator seluler trefiknya penuh dan ini mumpung masih dalam suasana Syawalan..
Maaf lahir batin…
Saya sepakat dengan bung Alex! Jika memang perayaan idul fitri berbeda karena berpegang pada keilmuan yang berbeda itu tidak masalah, yang menjadi masalah dan salah adalah “ideologi asal beda” yang pasti mengalahkan kepentingan bersama dan mengutamakan ego pribadi, ego ormas, ego politik dll.
Mudah2an bangsa ini bisa merayakan hari raya bersama-sama lagi. Dan ini dibutuhkan kerja keras. sepatutnya kita bersama memiliki kalender hijriah yang mandiri. Lebaran haji sangat mudah dikontrol karena mengacu ke mekkah kapan wukufnya, tapi klo idul fitrii?????
Wallahu A’lam Bishshowab
Mas Wazen,
Salam kenal juga mas dan sampai ketemu di PestaBlogger
Mas Agung dan Mas Zam,
Sama-sama mas, maafkan juga kalau ada salah tulis, salah kata dan salah tingkah
Mas Gempur,
Yup, dan tentu kerukunan umat seagama ataupun antar umat beragama adalah harapan kita semua. Dan alangkah indahnya hidup ini, jika Tri Kerukunan Umat Beragama bisa terwujud secara nyata.