Kunjungan Pertama Ke Rumah Induk Semang

| February 20, 2007 | 10 Comments

Seperti pada tulisan saya sebelumnya, kemarin [19 February 2007] kami mengadakan kunjungan pertama ketempat kami akan menginap selama mengikuti KKN, dimana tempat menginap ini lebih dikenal dengan sebutan “induk semang”. Kelompok kami berangkat kurang lebih pukul 11.00 WIB, saya sendiri tidak ikut berangkat bersama mereka karena saya harus Ujian Kerja Praktek, dimana ujian ini dimulai pukul 12.00 WIB.

Saya selesai ujian praktek kurang lebih pukul 13.30, dimana kemudian saya bersama 3 orang rekan saya, menyusul kelompok saya yang sudah berangkat duluan. Untuk menuju Dusun Pereng, Kelurahan Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulonprogo ini kami melewati rute : Ring Road Selatan – Jalan Bantul – Srandakan – Lendah.

Setelah sampai Kecamatan Lendah, saya bertanya kepada beberapa orang untuk menanyakan petunjuk ke arah kelurahan Bumirejo. Setelah sampai kelurahan Bumirejo, saya bertanya lagi kepada seorang ibu untuk menanyakan petunjuk ke arah Dusun Pereng. Ternyata letak Dusun Pereng sudah tidak jauh lagi dari tempat saya bertanya terakhir.

Total waktu perjalan yang kami tempuh untuk menuju kerumah “induk semang”, yang ternyata adalah seorang kepada dusun, atau lebih dikenal dengan sebutan “dukuh” ini, kurang lebih selama 1 Jam. Setelah sampai disana dan memperkenalkan diri, saya masuk ke ruang tamu dimana teman-teman saya sudah menunggu. Kami menanyakan beberapa pertanyaan kepada beliau. Dari tanya jawab tersebut, kami ingin mengetahui gambaran umum tentang Dusun Pereng, dimana hal tersebut nantinya akan dijadikan dasar untuk pembuatan program kerja kami.

Setelah tanya jawab selesai, beliau menunjukan kamar yang akan kami pakai untuk menginap, dimana kalau tidak salah kamar kami [kaum adam] bersebelahan berdekatan dengan kandang Sapi, sedangkan bagi kaum hawa, kamar-nya dirumah sebelah. Secara umum tempat tersebut cukup nyaman, hanya saja ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian, seperti susah-nya air, dan ponsel yang saya pakai tidak mendapatkan sinyal, padahal hanya dari ponsel ini, saya bisa berhubungan dengan dunia luar dan dunia maya. Wah bisa-bisa, saya harus puasa internet satu bulan nih :-( . Ada saran dari rekan-rekan untuk masalah tersebut?

    Related Posts

Category: Community, Kuliah, Project, Sosial

About the Author ()

Comments (10)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. Need Your Help at AlexBudiyanto.Web.ID | February 22, 2007
  1. ekowanz says:

    wah kalo masalah ga da sinyal hp mah ga bisa diganggu gugat kalee :p

    emm..coba sekalian bikin program internet masuk desa..kan bisa jalin kerjasama ama isp lokal :D hehehe

  2. chocoluv says:

    semua kan butuh pengorbanan ;)

  3. Yogie says:

    Heauheuahea….
    bikin tower disana aja mas..

  4. Andra says:

    kamar kami [kaum adam] bersebelahan berdekatan dengan kandang Sapi
    ———————————-
    Sapi-nya ada? :-D Kandang doang kan gpp….

  5. zam says:

    ya begitulah desa, lex..
    makanya, kita-kita ini jangan bergantung sama apa yg kita punya. coba aja liat, mereka yg di desa aja bisa bertahan hidup.
    ya sekali-kali kita merasakan susahnya hidup di desa kan gapapa, lex? :D
    oiya, pas kita idul adha kemarin kan juga ke gunung kidul. sayangnya kamu pas ke jakarta, ya lex?
    ya, dinikmati aja.. toh kalo kamu di desa, SIAPA JUGA YANG AKAN KEHILANGAN?
    wakaakakakakaka…
    becanda, lex.. :D

  6. mina says:

    lumayan hemat pulsa, lex.

  7. Mas Eko,
    Bener juga sih, mas Eko mau jadi penanam modal utama-nya? *halah*

    Mbak Monik [chocoluv],
    Yup, harus berkorban ndak ada “sunday morning” di UGM :-|

    Mas Yogie,
    Hehhee, boleh juga tuh, tapi ntar mas Yogie yang jadi penyandang dana utama-nya yah *halah* :p

    Mbak Andra,
    Ada kandang sapi + sapi-nya juga :-|

    Mas Zam,
    Yup, aku juga seneng kok ikut KKN ini dengan segala keterbatasan yang ada. Yah semoga saja KKN ini bisa memberikan banyak pengalaman berharga buat kami semua peserta KKN ini :-)
    btw, awas yah ntar kalau om Zam kangen jangan jenguk aku lho! *Joke*

    Mbak Mina,
    Yup, itu salah satu dampak positif-nya :-|

  8. diditjogja says:

    dinikmati aja boss!! penduduk sekitar-terutama yang muda-mudi- banyak ngumpunya di mesjid yang deket sekolahan itu..

    trus jangan segan2 ngikut solat jamaah di masjid itu..biasanay banyak dapat kawan n saran dari penduduk sekitar…

    kapan2 ke situ ahh…

  9. Mas Didit,
    Terima kasih atas tips-nya :-) btw, ntar kalau mampir bawa makanan yang banyak yah *halah* :-D

Leave a Reply