Memaknai Peringatan Sumpah Pemuda

Seperti yang kita ketahui bersama, tanggal 28 Oktober 2009 merupakah peringatan hari Sumpah Pemuda. Dari peristiwa Sumpah Pemuda inilah akhirnya para pemuda/i Indonesia bisa menyatukan tekat untuk merubah nasib mereka dan pada akhirnya kita bisa merasakan kemerdekaan seperti sekarang ini. Lalu apakah perjuangan sudah selesai? belum!, kita masih harus terus berjuang agar bangsa dan negara ini bisa lebih baik.
Dalam tulisan ini, saya akan memaknai peringatan Sumpah Pemuda dari sudut pandang edukasi dan IT, karena ini merupakan dunia dimana sehari-hari saya terlibat didalam-nya. Dalam bidang edukasi dan IT, disadari atau tidak, kita jauh tertinggal dari negara-negara maju, inovasi hampir selalu muncul di negara-negara tersebut dan akhirnya kita hanya bisa jadi penikmat bukan pencipta. Inovasi selalu muncul sejalan dengan tingkat edukasi, jika dalam inovasi kita kalah, pasti demikian juga dengan tingkat edukasi yang ada. Mari kita lihat contoh yang ada, bagaimana seorang mahasiswa bernama Linus Torvalds bisa membuat kernel Linux yang akhirnya bisa berkembang menjadi gerakan yang masif, pun demikian juga dengan seorang mahasiswa bernama Mark Zuckerberg yang membuat kita bisa menikmati Facebook seperti sekarang. Ya, mereka adalah contoh bagaimana orang-orang yang masih sangat muda, bisa berkreasi dan “merubah dunia”, dan kita hanya bisa jadi penikmat-nya saja.
Lalu apa yang harus kita lakukan? apakah kita harus berdiam diri? tentu tidak, kita harus berbenah diri dan mengejar ketertinggalan kita. Tinggalkan aktivitas negatif, dan mulai berbuat positif bagi perkembangan diri kita, sesuai dengan kompetensi masing-masing. Dalam pekerjaan saya, kebetulan saat ini saya bekerja sebagai OSUM Community Manager di Sun Microsystems Indonesia. Setiap hari saya berinteraksi dengan para students dari berbagai kampus yang ada di Indonesia. Lewat program OSUM, kami berharap bisa membuat banyak anak bangsa berbuat positif bagi kemajuan pribadi mereka, dan pada akhirnya, jika semakin banyak anak bangsa yang berbuat positif, tentu akan membawa perubahan besar bagi bangsa dan negara ini ke arah yang lebih baik.
Program OSUM telah berjalan hampir satu tahun, saat ini sudah mempunyai anggota lebih dari 10.000 yang berasal dari 180 lebih kampus yang ada di Indonesia. Sudah banyak kegiatan-kegiatan positif yang berjalan, dan juga mulai tumbuh semangat persatuan untuk belajar dan berkembang bersama. Sangat menyenangkan dan membahagiakan ketika saya melihat mereka melakukan kegiatan positif, yang akhirnya membuat saya semakin yakin bahwa kita bisa merubah Indonesia ke arah yang lebih baik.
Terakhir, untuk para pemuda/i mari kita terus berkarya, belajar dan berkembang, anda adalah garda depan perubahan, mari kita bawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Saya yakin, bersama kita bisa!.










Ganbatte!!!
OSUM memang luar biasa.. mari berkarya bersama-sama…!!!
Ayo berjuang terus bersama.
Terus berjuang, generasi muda harapan bangsa …
ayo kit harus berjung untuk negara kita ……………………………..
salam kenal .terus maju