Mudahnya Mendapatkan Visa Amerika

| May 25, 2009 | 40 Comments

us-visa-alex-budiyanto

Pada 29 Mei 2009 ini, saya berencana berangkat ke San Francisco memenuhi undangan dari Sun Microsystems Inc, untuk menghadiri acara Open HA Cluster summit 2009 + CommunityOne + JavaOne. Acara ini akan diselenggarakan mulai tanggal 31 Mei 2009 sampai dengan 3 Juni 2009. Undangan ini diberikan, karena kegiatan komunitas yang ada di Indonesia dinilai telah berjalan dengan baik dan sangat potensial untuk berkembang. Untuk itu, kami atas nama Sun Microsystems Indonesia,  ingin mengucapkan terima kasih, kepada para seluruh anggota komunitas, baik itu OpenSolaris-Indonesia, NetBeans-Indonesia, MySQL-Indonesia, JUG-Indonesia, OSUM dsb, yang telah berperan aktif dalam kegiatan komunitas yang diadakan.

Back to topic, untuk bisa datang ke Amerika memenuhi undangan diatas maka syarat wajib-nya adalah Visa Amerika. Saya sempat “keder” juga ketika mendengar atau membaca cerita orang dalam proses mendapatkan Visa Amerika, banyak sekali yang bilang begitu susah-nya mendapatkan secarik surat ijin untuk mengunjungi negara adidaya ini. Dari berbagai referensi yang ada, maka saya harus melengkapi “amunisi” untuk “berjuang” mendapatkan selembar surat ini dan nothing to lose, kalau nanti gagal paling tidak sudah pernah mencoba.

Karena tujuan saya ke Amerika adalah untuk menghadiri seminar/conference maka jenis Visa-nya adalah Visa Bisnis. Syarat resmi untuk Visa Bisnis ini sendiri bisa dilihat DISINI. Tanggal 6 Mei 2009 yang lalu, saya sudah mengisi formulir DS-156, dan kemudian menjadwalkan wawancara pada tanggal 14 Mei 2009 jam 07.00 WIB, ternyata pilihan jadwal wawancara ini hanya sedikit, pada waktu saya melakukan penjadwalan tersebut, tidak banyak pilihan hari yang bisa saya ambil karena quota-nya sudah penuh, dan pilihan saya tersebut merupakan satu-satu-nya jadwal dalam minggu tersebut. Hhhm… ternyata banyak sekali orang Indonesia yang akan berangkat ke Amerika.

Akhir-nya pada tanggal 14 Mei 2009 kurang lebih pukul 06.00 WIB, saya berangkat ke US Embassy dengan membawa “senjata utama” seperti dibawah ini:

  1. Formulir DS-156 yang di dapatkan dengan mengisi formulir elektronik DISINI (nomer barcode digunakan untuk membuat jadwal wawancara).
  2. Formulir DS-157 yang bisa didapatkan DISINI (boleh di isi secara elektronik, ataupun di tulis tangan).
  3. Paspor
  4. Foto 5×5 satu lembar (lihat DISINI untuk ketentuan-nya, saya membuat foto tersebut di Foto Studio GLOBE, Sabang yang memang direkomendasikan oleh US Embassy).
  5. Uang senilai US $ 131 dalam bentuk Rupiah (waktu itu nilai rupiah-nya adalah Rp. 1.506.500,- dan tidak sesuai dengan kurs yang berlaku pada pagi hari itu).
  6. Bukti jadwal interview (hasil print-out setelah selesai melakukan penjadwalan).
  7. Undangan dari Sun Microsystems Inc (klik untuk melihat undangan-nya).
  8. Surat Keterangan dari kantor (Sun Microsystems Indonesia).
  9. Rekening Koran kantor (Sun Microsystems Indonesia).

Selain syarat utama diatas, saya juga membawa “amunisi” tambahan, berdasarkan referensi dari berbagai sumber, yaitu:

  1. Fotokopi Kartu Keluarga.
  2. Fotokopi Akta Kelahiran.
  3. Fotokopi Ijazah terakhir.
  4. Fotokopi KTP.
  5. e-ticket (tiket sudah di belikan terlebih dahulu oleh Sun Microsystems Inc.)
  6. Print out e-mail reservasi hotel (hotel sudah dipesankan terlebih dahulu oleh Sun Microsystems Inc.)
  7. Business Card (kartu nama).
  8. Office Card (smart card untuk membuka pintu kantor).
  9. Hasil print out informasi web acara yang akan saya datangi.
  10. Hasil print out diskusi email yang saya lakukan dengan pengundang.
  11. Hasil print out halaman blog saya.
  12. Hasil print out halaman facebook saya.

Saya tiba di US Embassy kurang lebih pukul 06.15 WIB, dimana sudah banyak orang mengantri, untuk bisa masuk kedalam. Di pintu masuk ini, prioritas utama adalah bagi para Pelaut yang akan membuat Visa transit. Setelah semua Pelaut masuk, baru para pendaftar regular di persilahkan masuk. Sampai di dalam, kami mengantri untuk menyerahkan: formulir DS-156 yang sudah di tempeli foto, formulir DS-157, paspor dan membayar biaya senilai US $ 131 (Rp. 1.506.500,-). Setelah selesai membayar, kami mendapatkan nomer kelompok dan antri lagi untuk bisa masuk ruang tunggu, dimana kami harus melewati pemeriksaan yang sangat ketat (semua benda elektronik dan alat komunikasi di larang masuk).

Sampai di ruang tunggu, ruangan sudah penuh oleh antrian Pelaut (kalau tidak salah ada 7 kelompok pelaut). Setelah menunggu cukup lama, akhirnya kelompok kami di panggil untuk di ambil sidik jari, semua jari (kanan dan kiri) diambil sidik-nya. Proses pengambilan sidik jari ini sangat singkat, waktu yang dibutuhkan kurang lebih hanya 1 menit saja. Setelah proses pengambilan sidik jari selesai, kami duduk kembali dan menunggu panggilan interview.

Setelah lama menunggu, akhirnya kelompok kami dapat panggilan interview. Saya ada di antrian nomer 4 dari kelompok ini, dimana di depan saya semua-nya adalah wanita dan interviewer-nya juga seorang wanita cantik. Wanita pertama sukses, wanita kedua bermasalah sehingga diminta untuk menunggu lagi, wanita ketiga, yang sedang menempuh pendidikan di Amerika juga sukses. Akhirnya tiba giliran saya untuk maju dan “berjuang”.

Wawancara dilakukan dengan berdiri di depan kaca, jauh dari perkiraan saya sebelum-nya, dimana saya sempat membayangkan proses interview ini, seperti proses penjahat yang di interograsi, dengan interrogator yang berwajah sangar. Ketika saya maju, wajah hangat di balik kaca sudah tersenyum, kemudian saya balas senyuman tersebut, dan di bawah ini kurang lebih diskusi yang terjadi (I: Interviewer, A: Alex/Saya):

  • I: Selamat Pagi
  • A: Selamat Pagi
  • I: Nama anda?
  • A: Alex, Alex Budiyanto.
  • I: Ada keperluan apa datang ke Amerika?
  • A: Saya mendapatkan undangan untuk menghadiri conference.
  • I: Boleh lihat undangan-nya?
  • A: Silahkan. *sambil memberikan surat undangan, lewat celah kecil di bawah*.
  • I: *mengamati undangan beberapa saat*. Are you working at Sun Microsystems Indonesia?.
  • A: Yes, I am. and this is the information about the events. *mencoba memberikan hasil print out informasi web mengenai acara yang akan saya ikuti*
  • I: I don’t need that.
  • I: How long have you been working at Sun Microsystems?
  • A: About one year.
  • I: Oh, just one year and you are invited to attend this conference?
  • A: Yes, because I did something good, and then they give me an appreciation.
  • I: Have you ever go to other countries?
  • A: Never, it will be my first time.
  • I: What is your University?
  • A: Atmajaya, UAJY, Atma Jaya Yogyakarta University.
  • I: What major?
  • A: IT, Informatics.
  • I: OK, come back here at 21st *sambil memberikan secarik kertas untuk pengambilan paspor*.
  • A: OK, thanks a lot *sambil menerima secarik kertas untuk mengambil paspor*
  • I: You are welcome.

Ya, wawancara yang sangat singkat, mungkin hanya sekitar dua menit saja. Saktu itu saya masih belum percaya, kalau saya lulus wawancara dan akan mendapatkan Visa, syarat yang diminta-pun hanya undangan saja, berkas-berkas lain yang sudah saya siapkan, tidak diminta. Ya, mungkin saja wajah saya yang lugu ini sangat membantu sekali ;-) *halah*.

Akhirnya tanggal 22 Mei 2009, kurang lebih pukul 15.00 WIB (tanggal 21 adalah hari libur, dan US Embassy juga libur), saya datang lagi kesana untuk mengambil paspor. Untuk bisa mengambil paspor ini, kita perlu melapor lagi di pintu masuk, setelah masuk, kita antri di loket pembayaran, dan di loket inilah paspor kita diberikan. Setelah mengantri beberapa saat, akhirnya giliran saya untuk maju. Saya menyerahkan bukti pengambilan paspor dan menyebutkan nama, akhirnya saya menerima paspor dan US Visa kelas B1/B2, multiple entry yang berlaku selama 5 tahun. Hooray!!.

Nah, ternyata nggak susah kan untuk membuat Visa Amerika? Atau jika anda punya pengalaman lain, silahkan share disini.

    Related Posts

Tags: , , , ,

Category: Tips

About the Author ()

Comments (40)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Risyad says:

    wahhh…. matap nih mas alex…. makin GO INTERNATIONAL…

    keren deh… bikin buku aja, “anak Jogja visit San Francisco” hehe

    maju terus mas… jng lupa klo ada kesempatan ajak saya juga yaaaaaaaaa……….

  2. musa says:

    Lha itu pake embel-embel “Sun Microsystems”, coba kalo bilang: mau jenguk saudara…

  3. fahmi! says:

    wah, beruntung sekali sikasih multiply entry sampek 5 tahun! padahal cuman kesana buat konferensi beberapa hari aja. biasanya ijin masuk dikasih pendek2 :)

  4. Kemas says:

    Selamat Lex. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ini adalah langkah pertamamu dari sekian banyak langkah keberhasilan yang mungkin akan menghampiri di masa-masa yang akan datang. Jadi tunjukkan bahwa dirimu memang berhak untuk itu. OK?

    Setelah jadi orang berhasil nanti, jangan lupa bersyukur dan ‘be a humble person’. :)

  5. pratanti says:

    lucky you… congratulations n good luck with conference…
    kayaknya itu pertanyaan standar ya?
    pengalaman saya mirip2 gitu juga, dengan pertanyaan yg sama soal lama kerja. Mereka juga mempertanyakan kenapa saya udah 6 th kerja, kok baru sekarang ikut training di US. Lah…? saya kan ga se-pinter om Alex :P
    untungnya visa 5 th keluar juga :D

  6. botaks says:

    Seperti kata dikshie, bersiap-siap aja untuk masuk ke “Secondary Immigration” di SFO (bandara San Francisco) nantinya.

    Kalau anda akan dijemput pihak dari Sun Microsystems, perhitungkan waktu interview kedua ini. Tergantung nasib, biasanya antara 1 jam – 2 jam. Interviewnya tidak lama, hanya saja anda harus antri bersama2 orang-orang Mexico, Arab, Malaysia, dsb.

    Di sini biasanya akan ditanya pertanyaan-pertanyaan standard, kira-kira sama dengan yang ditanyakan di interview Kedubes. Kadang-kadang ada juga case dimana anda akan direkam video selama interview, dan diminta untuk bersumpah bahwa informasi yang anda berikan adalah informasi yang benar. Kemudian, bawalah credit card, karena tergantung yang meng-interview anda, anda bisa saja diminta untuk menunjukkan credit card, dan mereka akan mengambil copyan nya.

    Kemudian, saat akan meninggalkan Amerika, anda juga harus mengunjungi Secondary Immigration ini sekali lagi, untuk mendapatkan izin untuk keluar dari Amerika Serikat.

  7. gandhim says:

    Hati-hati flu babi :)

  8. didats says:

    mending jalan2 dulu deh ke singapur ato malaysia. jadi jgn sampe amerika jadi negara pertama yang elu kunjungin. takut ribet.

  9. novi says:

    wah..Lex congratulation ya.. :)

    btw, hebat kamu Lex, jangan lupa bersyukur pd Tuhan..

  10. uiwkkk..
    sir Gandhi kok ada di sini???
    haha..
    pa kabar sir, dah lama gak jumpa..

    @mas Alex,
    mantap mas,
    mari majukan terus OSUM Indonesia..
    **narsis banget*

    bawa oleh0oleh yah mas..
    hehe..
    **malu-malu*

  11. @Jogi,
    Pasti nanti banyak oleh2 untuk rekan-rekan Komunitas di tanah air ;-)

    @novi,
    Thanks a lot nov.

    @didats,
    Yup, ini akan ke Singapore dulu kok, habis itu Jepang dan baru ke US ;-)

    @gandhim,
    Thanks, semoga saja saya tidak tertular.

    @botaks,
    Thanks a lot buat tips-nya.

    @dikshie,
    Yup, thanks buat tips-nya.
    BTW, sebelum kemarin saya ke US Embassy, saya sudah baca banyak referensi, salah satu-nya dari blog-nya om zikri.

    @pratanti,
    Thanks a lot.
    BTW, saya ke US nggak ada hubungan-nya dengan pinter apa kagak deh.

    @Kemas,
    Thanks a lot buat advice-nya om.
    Sukses juga buat om Kemas.

    @fahmi,
    Masak sih?
    Dari referensi teman-teman saya, rata2 mereka juga mendapatkan diatas 2 tahun kok.

    @musa,
    Yup, dan karena undangan dari Sun Microsystems itu akhirnya interview bisa lancar.

    @risyad,
    Hehehe, ide yang bagus.
    *halah*

  12. Yogie says:

    Mantap mas…
    oleh-olehin cewek amrik ya

  13. PB says:

    wah, beruntung sekali sikasih multiply entry sampek 5 tahun! padahal cuman kesana buat konferensi beberapa hari aja. biasanya ijin masuk dikasih pendek2 :)

  14. nice and good luck !

  15. yadisyahid says:

    Goodluck lex, makin berkibar aja :)

  16. kangjoko says:

    mau dapat begituan mas… selamat ya :)

  17. Salutee Buat Om Alex .. Salam Kenal ya Om .
    yang Mesti Disadari Mungkin, Tidak Semua Aplikan Visa Bisa Selancar Om Alex Saat Interview Visa.
    (Itu Baru Visa Dikedutaan, Belum Visa Di Kantor INS Tempat Kita Tiba Di USA .. Hehehe).
    Pengalaman Om Alex Mungkin Bisa Jadi Acuan, Karena Dia Mampu Menunjukkan Ikatan Sosial Dan Profesi Yang Kuat Dengan Indonesia. Karena Memang Itulah Yang Diharapkan Pihak Konsuler Yg wawancara Kita.
    Visa Business (B1 Yang Sekaligus Juga Dapat Jodohnya B2), Memang rata2 Dapat Multiple Entry (5 tahun).. Kecuali Atas Penilaian Tertentu Atas Alasan Bisnis Kita.
    Kasus Om Alex Menurut Saya Bisa Karena :
    -Faktor Dokumen Yang Memang Mendukung (Semua Yang Mau Ikut Jejaknya Juga Bisa Melengkapi Dokumen Semacam Itu – Kecuali Perusahannya Bonafide atau Nggak – Itu Juga Jadi Penilaian)
    -Kedua, faktor Wajah Om Alex Yang Pasrah / Gak Berharap .. Hahaha, Karena Memang Harusnya Seperti Itu. Idelanya, Visa bisnis kita gak boleh terlalu ngotot/berharap dapetin visa karena terlalu mencurigakan. Kecuali jika itu visa turis/lainnya.. karena yang biayai kita adalah kantor dan bukan duit pribadi. Jadi gak boleh ngotot.. hehe
    -ketiga, faktor ketenangan saat menjawab. Ini bisa dilakukan, kalo kita yakin dan sudah pelajari dokumen yang kita bawa dan ajukan. jadi saat ditanya ini-itu, ekspresi kita juga meyakinkan. ingat ya, rumornya .. konsuler yang wawancara itu sudah dapat pelatiahan dari CIA/FBI untuk urusan interogasi (meski mereka terkesan ramah .. tapi banyak juga yang kena reject visanya..He2)
    Mereka bisa lihat dari raut wajah, gerak2 kita juga selama diwawancara.
    -Terakhir, om alex termasuk lucky .. beruntung bisa langsung lolos dengan dokumen yang orang lain pun bisa membuatnya, tapi belum tentu lolos.
    pernah ada teman dari perusahaan bonafide juga di jakarta, yang maju visa, dengan ‘alasan’ yang sama dengan om alex.. tapi ternyata di tolak visanya.

    Jadi kalo ditanya om alex kenapa lolos dengan mudahnya, mungkin karena faktor2 diatas. Semoga menginspirasi yang lainnya..
    Salam !

  18. pauly arthina says:

    alex…saya mau ke usa… hanya mau holiday sendiri…ketemu teman2 disana…
    data yg saya punya :
    KTP, KK, IJASAH SLTA, KARTU NAMA, BUKU TABUNGAN 3 BULAN TERAKHIR, DEPOSITO, FOTO TEMPAT USAHA, menurut kamu gimana ya ?

    kalau saya mengajukan, belum ada reservasi hotel atau tiket ? kemungkinannya gimana ya ? please help me alex

  19. @Pauly,
    Untuk liburan sendiri saya kurang tahu, kebetulan ketika kemarin ke US, saya ada undangan dari perusahaan disana, sehingga proses-nya bisa menjadi lebih mudah. Saya rasa kalau liburan mungkin bisa mencari referensi ke travel agent yang ada.
    Semoga bermanfaat.

  20. Dedy Rochendi says:

    Memang benar, sangat mudah mengurus Visa di Kedutaan Amerika di Jakarta, petugas yang interview sangat ramah, sebab itu bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengurus Visa Amerika, jangat takut dan ragu pasti di kabulkan seperti Saudara Alex Budiyanto. saya sebagai Wartawan di Surat Kabar Nasional Suara Publik, sedang memperjuangkan agar masyarakat Indonesia bisa berkunjung ke Amerika Serikat dengan menggunakan VoA ( Visa on Arrival ) seperti bangsa Amerika ketika datang ke Indonesia bisa langsung bayar Visa on Arrival di Airport Jakarta, ini pasti bisa terjadi bila Pemerintah RI dan Pemerintah AS bisa membuat MoU agar kita bisa dengan mudah berangkat ke Amerika dengan menggunakan fasilitas Visa on Arrival.

  21. mizi azhari says:

    wahhhhh tgl 5(kamis minggu depan) ntar saya interview visa……krn saya dpt pekerjaan di sebuah kapal pesiar di miami……ada saran yg passs gk yaaaa gimana baiknya….baru 1st time ni……kartu credit saya jg blom ada…tp persyaratan yang laen dah lengkap…..deg degan jg jadinya…………..

  22. michael christovorus says:

    tante saya sudah jd warga negara amerika serikat !!! dia married dgn org amerika !!!
    beliau menyuruh saya apply visa di kedutaan !!!!!
    dan sampai saat ini sya belum pernah keluar negri !!!
    ada yg tau ga kiat2 sukses apply visa amerika gmn ???
    syarat2nya,dan bukti bahwa saya akan kembali lg ke indo,serta syarat dari tante saya !!!
    karena tante saya sudah citizen !!! apakah akan membantu saya dalam apply visa ???

  23. susan says:

    mas i juga ngeri nih………. klu i dapat undangan teman untuk liburan and ia mau menjamin saya saat sya di sn. itu mudah gak ya mas? i liburan mungkin 1 bulan. kira2 berapa min uang yg harus saya punya?

  24. harris gunawan says:

    saya harris Gunawan…
    saya berencana untuk liburan keluarga ke east coast…
    ortu sudah ada visa amerika baru 1 tahun lalu dapat…

    jd sekarang saya ber 3 (cici dan dede saya mau ajukan visa ini)
    kira2 bagaimana yah cara nya:
    saya bantu papa kerja (Usaha papa gak ada SIUP or NPWP usaha)
    cici buka toko di itc (gak ada SIUP or NPWP)
    dede masih kuliah di untar

    apa yah yg kurang…???
    TQ

  25. Rudi says:

    Mas Alex, nama saya Rudi
    saya mahasiswa UAJY, dan selesai wisuda oktober kemarin. saya mw rencana ke Amerika, Ohio. di sana saya punya org tua angkat. kalau saya ke sana apa saya harus beli tiket pesawat dulu atau bagaimana? orang tua saya dari sana sudah mau belikan tiket,tapi saya bilang jangan dulu, takutnya nanti ga dapat visanya jadi rugi tiketnya. kemudian formulir DS-156 ma DS-157 itu cuma diisi aja atau gi mn? saya tidak mempunyai recomendasi dari instansi apapun, saya hanya mendapat undangan untuk menghadiri acara ucapan syukur ma natal keluarga by phone.kemudian saya juga tidak mempunyai surat keterangan kalau saya punya orang tua angkat di sana, tapi saya punya informasi lengkap mengenai orang tua saya. saya sudah menjadi anak angkat orang amerika sejak tahun 1997 sampai sekarang. minta tolong informasinya ya Mas Alex. thank you

    best regards,

    Rudi

  26. santy says:

    mas alex,congrat…
    saya juga ada planing mau mengajukan visa amerika.kakak saya udah kesana karna suaminya dah citizen.deg2an juga si secara banyak yg di tolak.saya udah pernah ke sing,hk.mohon sarannya jurus2 ampuh supaya bsa dapt visa amerikanya.thx

  27. novie says:

    mas alexx, sy pny tante d las vegas, gak th dulu berangkatnya gmna kok bs smpe sana. sy pgn nyusul tp tante sy gk mau jd penjamin, nah lhooo! dia blg, pokoknya km kesini aja asal smp sini ada aja kerjaan buat km. gampang kan ngomongnya…. mas bantu saya donxx

  28. endar says:

    saya juga tanggal 24 besok mau intervw di us embassy, tapi saya ga terlalu bisa dalam berbicara bhasa inggris gimana ya?
    tolong saran’nya dunk (endar_adi@yahoo.cm)

  29. Gllen says:

    Wah…mas alex banyak penggemar nih…lol… btw kamu juga bisa ga bantu saya mas.. tolong mas saya mau cari kerja di sana… keep in touch ya bro…thanx

  30. BENNY says:

    Mas Alex.mau tanya nih Mas, utk apply visa anak,sesudah isi DS-156 lalu mau buat appoinment, tapi kok ngak bisa di klik tanggal yg available Mas?caranya gimana?untuk Form DS-160 perlu isi ngak yah? DS-160 untuk apa yah Mas?mohon bantuan penjelasan Mas secepatnya,tq

  31. asty says:

    Mas Alex… mo nanya nich, Suami saya mo krja ke USA. ne dh dpt srt rekomendasi dr perusahaan yg dituju n kebetulan ka2k dh disn, kr2 susah g ya ngurus visanya ????? Tq

  32. brojohn says:

    @Asty: yang dimaksud rekomendasi dari perusahaan yg dituju itu dalam bentuk apa? hanya sebuah surat? Kalau hanya sepucuk surat itu tidak cukup. Jika suami mbak mau kerja di US, maka perusahaan yang dituju harus memebuat petisi untuk mendapatkan visa kerja, e.g., H-1B visa. Kalau urusan mereka sudah beres di sana, nanti suami mbak akan menerima formulir I-797 dari perusahaannya. Dengan formulir tsb maka si suami akan datang ke Kedutaan Amerika untuk mengurus visanya.

    Jadi kalau yg saat ini dipegang suami mbak hanya berupa selembar surat (bukan form I-797), itu artinya dia tidak akan bisa kerja di Amerika. Dan perusahaan yg dituju tidak serius untuk mempekerjakan dia.

  33. Jochbeth says:

    Hai Alex,

    Menurut saya, utk meng-apply visa USA itu memang gampang-gampang susah.
    Dalam hal ini, untungnya kita beruntung dan kita sama2 dapat 5 tahun multiple.

    Sebelum saya meng-apply saya memang banyak mendapat cerita dari teman-teman bahwa visa USA adalah visa yang tersulit untuk di dapat setelah visa UK.

    Baca baik-baik semua instruksi yg ada di US embassy’s website, jika ada yang kurang jelas, bisa mengirimkan email ke kedutaan dan langsung di jawab kemudian hari.

    Waktu saya menjalani interview, saya tidak menunjukkan dokumen apa2. Pertanyaan yang ditanyakan:
    1. APa maksud dan tujuan anda ke US
    2. Berapa lama
    3. Tinggal dimana nantinya
    Mungkin karena saya sudah pernah mengambil jenjang studi S2 di UK jadi semuanya lancar.

    2 orang sebelum saya, 1 orang mahasiswa yang sudah pasti lengkap suratnya dan kondisi ekonominya GAGAL. Orang kedua sebelum saya, pasangan yang sudah berkeliling Asia GAGAL. Saat itu saya dengar si konsulat bertanya mengapa dirimyu tidak pergi ke negara Eropa.

    Saran saya, PERCAYA DIRI dan jangan pernah bilang kalau ingin mencari kerjaan di negeri Paman Sam, dan kita bangga dengan Indonesia.

    Bagai yang sudah mendapat, untuk yang sebagai TOURIST bukan maksud conference or business trip, PERCAYA DIRI di gerbang custom mereka. Maksimum tinggal di US adalah 6 bulan untuk 1 kedatangan. Tergantung si petugas, dia bisa hanya memberikan 3 bulan.
    Good luck buat semuanya..

  34. Jochbeth says:

    Hai Alex, very good information indeed. Currently, Im having my short visit in US for the second time. For those who would like to ask questions, you are more than welcome ;0

    Have a great day

    Beth

  35. meliani says:

    dear mas alex

    saya mel, want to applay visa amerika ni…and then biasanya ditanyain apa aja ya mas???

    semisalnya kita ditanyain kesana buat apa and bilangnya mau jalan2 and ketemu teman apa bole mas???

    biasanya conversation ma org embassynya dlm bahasa apa ya mas??

    best regard

    Meliani

  36. alan zuhdi sani says:

    mas aku mau tanya interviem nya di tanya nya apa aja ?
    dan syarat pembuatan visa apa aja ?
    sebelum nya terima kasih

  37. @alan zuhdi,
    Interview-nya beda2 kok untuk tiap orang, tapi kurang lebih tentang keperluan apa kesana, berapa lama dsb. Selain itu juga beberapa hal pribadi untuk memastikan bahwa anda akan balik ke Indonesia.

  38. paula says:

    Mas Alex,

    saya berencana ke US urusan kantor.
    apakah tidak perlu menyiapkan rekening pribadi untuk urusan ini? dari dokumen2 yang mas alex siapkan, saya tidak melihat ada rek pribadi.
    mohon infonya ya.terimakasih

  39. sumantri says:

    Mz klo q gak punya koneksi ato kenalan apapun bisa gak ke US
    klo bahasa inggris little i can tapi siapa yang sponsori saya untuk ke US

  40. Feri Awati says:

    mas mau tanya dong,
    pas ajuin visa usa gitu diminta nunjukin ktp dan akta kelahiran gak ya??, kalo misal nama di paspor ada tambahan nama belakang bapak/ayah, tp di ktp dan akta kelahiran ga ada nama tambahan bapak, itu gmn ya?. tolong balas ke email-ku ya kalo gak keberatan,(help sangat ya)
    tengkyuu sebelumnya.

Leave a Reply