Ribet-nya Birokrasi di Bea Cukai

| August 26, 2008 | 111 Comments

Sabtu [23 Agustus 2008] yang lalu, saya menemani salah seorang teman saya ke Cengkareng untuk mengambil sebuah peripherals komputer yang telah dia beli dari Canada 2 minggu sebelumnya. Sehari sebelumnya, teman saya sudah dihubungi pihak PT JAS, bahwa ada kiriman barang atas nama teman saya tersebut, dan mereka meminta dia untuk mengambil barang yang telah dibeli itu. Berangkat dari rumah teman saya tersebut kurang lebih pukul 07.00 WIB, dengan harapan kami bisa sampai lebih pagi dan barang bisa diambil hari itu juga. Nyaman-nya jalanan Jakarta di Sabtu pagi, membuat kami bertiga bisa sampai di kompleks Cargo bandara hanya dalam 30 menit. O, iya, kami belum pernah mengurus pembelian barang dari luar negeri di Bea Cukai sebelumnya, jadi dalam pikiran kami, proses-nya akan mudah seperti hal-nya mengambil kiriman barang di kantor Pos, dan ternyata pikiran kami sebelumnya SALAH BESAR, dan kami mengelus dada atas pengalaman kami dibawah ini.

Sesampai-nya di komplek Cargo kami langsung menuju ke gedung 521 yang merupakan kantor PT. JAS untuk mengambil dokumen barang, ya cuma dengan menunjukan KTP kami sudah bisa mendapatkan dokumen barang peripherals tersebut. Nah, dari sini kami mulai di dekati calo yang berkeliaran disana, dengan pura-pura “sok baik” mereka mulai melancarkan aksi-nya, mereka memberitahukan bagaimana prosedur berikut-nya, dimana kami harus mengambil formulir PIBT (Pemberitahuaan Import Barang Tertentu). Ya, antara mau dan tidak, akhirnya kami “terpaksa” membiarkan sang calo untuk menemani kami.

Setelah mengisi formulir PIBT, kemudian kami menyerahkan formulir tersebut ke petugas untuk mengurus pajak. Nah, disini teman saya harus menunjukan NPWP, karena pemilik barang harus memiliki NPWP ketika membayar pajak bea cukai. Setelah menunggu beberapa lama (ya, semua proses-nya masih manual dengan dicatat di buku), kemudian kami menuju ke gudang untuk melihat barang yang dibeli. Nah, jika anda ingin memasuki komplek gudang, anda harus menjadi pekerja cargo dengan membeli “pas pekerja” seharga Rp. 5.000,- / orang.

Masih dengan ditemani calo, kami kemudian menuju gudang, teman saya menuju ke sebuah loket untuk mendapatkan informasi dimana barang tersebut disimpan. Setelah itu kami pergi ke petugas gudang, untuk mencari barang kiriman itu, nah disini sang calo bilang kalau teman saya harus membayar Rp. 50.000,- sebagai tanda terima kasih. Setelah barang ketemu, untuk bisa membuka barang, paling tidak harus ada 2 pengawas, nah disini calo memberitahu kami kalau supaya pembukaan barang bisa cepat dilakukan maka harus membayar lagi Rp. 50.000,-. Setelah pengawas datang, kemudian barang dibuka, nah setelah barang dibuka, ada biaya foto barang lagi sebesar Rp. 50.000,- (harga foto termahal yang pernah saya alami hanya untuk foto ukuran 3R dengan kualitas rendah).

Setelah dari gudang, kami kemudian balik lagi ke loket tepat di sebelah loket pertama. Kami harus menunggu beberapa saat lama-nya untuk menunggu petugas pajak menetapkan besar-nya pajak (ya, semua-nya masih manual, dengan di catat di buku). Sambil menunggu proses ini, kami “ngobrol” dengan seorang keturunan Arab yang juga ingin mengambil barang kiriman dari keluarga-nya, yang berupa baju-baju dan Kurma dengan total berat 45 KG, dan hari itu sudah hari kedua dia mengurus barang-nya. Dia juga bercerita kalau dia juga “terpaksa”  menyetor pungutan liar ke beberapa oknum petugas gudang. (Ya, inilah bangsa kita!).

Kurang lebih 45 menit kami menunggu proses penghitungan pajak, teman saya kemudian dipanggil nama-nya, dan teman saya harus membayar pajak sebesar Rp. 2.444.283,- dengan perincian sebagai berikut:

  1. Bea Masuk 15%: Rp. 957.267,-
  2. PPN: Rp. 735.438,-
  3. PPh: Rp. 551.578,-

Untuk barang yang dia beli hanya seharga $184 dan biaya pengiriman $250. Nah, yang menggelikan ternyata biaya pengiriman dimasukan ke dalam pajak, sehingga total biaya barang yang kena pajak adalah $434 smile_embaressed. Nah, kemudian calo tersebut memberitahukan kepada kami, bahwa kami bisa melakukan nego ulang ke petugas, melalui “pintu belakang”. Karena merasa aneh dengan perhitungan pajak-nya, teman saya mencoba untuk meminta peninjauan ulang. Nah, setelah melakukan nego ulang, ternyata memang sudah tidak bisa berubah lagi, dan harus menerima kenyataan bahwa biaya pengiriman yang dibayar oleh pengirim (di Canada), bisa dikenai pajak sesampai-nya di Indonesia. smile_zipit

Ya, “terpaksa” pajak yang “aneh” tersebut tetap harus dibayar kalau ingin mengambil barang tersebut (ya, kami bukan orang yang paham betul tentang pajak, kami hanya orang awam di bidang pajak yang merasa aneh saja dengan hal seperti itu). Untuk melakukan pembayaran pajak, kami harus melakukan pengisian formulir pajak, dimana formulir ini harus di-isi menggunakan mesin tik, dengan huruf kapital (dooooh ini tahun 2008 bukan ya?) smile_baringteeth . Sehingga sebelum kami ke Bank, kami harus kembali sebentar ke tahun 90an, dengan mengetik formulir pajak itu. Setelah selesai, kemudian kami menuju ke Bank Mandiri. Waktu baru menunjukan kurang lebih pukul 11.00 WIB, tapi Bank tersebut sudah tutup, dan kemudian kami ke Bank BNI yang ternyata juga tutup lebih awal. (entah ada apa dengan hari itu, kok dua Bank tersebut tutup lebih awal).

Hhhm… ternyata “perjuangan” kami setengah hari itu belum membuahkan hasil, dan kami harus kembali lagi ke “lahan basah” itu minggu ini. Ya…ya…ya, dalam perjalan pulang di mobil kami cuma bisa mengelus dada dan bilang, “ya, inilah Indonesia kita tercinta”. smile_cry

Category: Kritik Sosial, Review

About the Author ()

Comments (111)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. Kardy says:

    saya respek sama andi92, kebetulan orang bc yang mau share dan beri pencerahan pd kita-2 yang awam soal prosedur impor termasuk bea masuknya (ppnBM+pph).nah, saya mt tolong nih mas, sebelum kejadian, saya minta saran dan masukan dulu. saya ada rencana beli mesin bordir singer di online store karena di indonesia belum ada barang. harga disononya US$399 & ongkos kirim US$257 melalui worldwide expedition. saya tinggal di bekasi, tentunya akan ngurus ke bandara soehat.kira-kira berapa ya mas ppn+pph dan biaya lainnya yang bakal dikenakan ke saya? mas bisa bantu ngitung?

    terima kasih mas Andi92 atau teman-teman yang mau bantu saya,
    Kardy

  2. dede says:

    Apa anda sudah memastikan kalau itu benar-benar petugas bea dan cukai???

  3. Salsabila says:

    Jangan mudah tertipu, karena kadang-kala juga ada oknum ex Calo Resmi ato dalam istilah resminya Bea Cukai PPJK (Perusahaan Pelayanan Jasa Kepabeanan)yg dalam Praktiknya mengeruk fulus / keuntungan dari Importir atau pemilik barang dengan mengatas namakan Petugas Bea Cukai..

  4. Salsabila says:

    Salut juga buat bro Andi92..
    Keep fight bro..

    Semangat seperti anda sangat dibutuhkan oleh Instansi ini..

  5. AY says:

    Banyak hal yg harus dibenahi pd Istansi BC dan secara umum arah penegakan hukum dan peberantasan KKN sdh kelihatan jelas. Coba tengok Kantor Pelayanan Utama sebagai proyek awal pembersihan dari KKN. semua pegawai yang ada di KPU adalah hasil seleksi independen untuk menduduki posisi tertentu dgn komitmen yang kuat. Masalah pelanggaran aturan dan suap? ga usah hawatir pasti langsung ditindak tanpa pandang bulu. bukan cuma itu, atas dasar laporan saja tentu dengan bukti2 yang cukup pegawai langsung ditindak dan tentu saja yang menyuap juga diproses hukum. Jadi pada intinya mari kita bersama-sama mendukung komitmen yang telah ditanamkan ke instansi ini. Kalaupun ada pelanggaran ataupun kasus penyuapan jangan ragu untuk melaporkan langsung ke kantor setempat.

  6. gayus says:

    Itulah Bea Cukai.Pesimis akan bisa berubah…karena yang baru2-juga ingin seperti para seniornya..mudah mendapatkan uang. Enak jadi pegawai BC tidak perlu pintar..bodoh dan arogan sudah cukup..tetapi kalau digertak langsung ciut…maklum kebanyakan orang kampung yang kaget jadi orang kota

  7. gak gayus says:

    buat gayus
    komentar anda malah membuat pegawai bea cukai yang berintegritas baik malah jadi kecewa
    tidak semua bea cukai seperti yang anda pikirkan
    kita dukung bea cukai jadi lebih baik jangan malah mencela

  8. AY says:

    Komentar mengenai layanan publik memang beragam, mnrt versi atau pengalaman masing2 ada juga yg samasekali ga tau malah berkomentar mnrt pandangannya sendiri. terlepas dari itu semua, dr niat instansi BC memperbaiki diri tanpa dukungan dari pihak lain saya rasa juga sangat sulit. Intinya BC sangat membuka diri untuk tetap komit dlm pembenahan internal, ada pelanggaran atau merasa dipersulit langsung saja laporkan ke kantor t4 terjadinya pelanggaran…..bukannya amat sangat mudah kan?

    piss bro…….

  9. benhuer says:

    inilah hidup ,….tak ada uang tak sayang…….
    tak ada uang tak ada barang…..kita smua harus ihklas ..biar smua allah
    yang menentukan,,,,,,amin

  10. qudama says:

    aduh mas jadi salah persepsi nih gue, main asumsi sih… ngambang jadinya.
    Intinya kalo kita ngerti barang yang kita beli apa, mau berdebat sampe muncrat juga ladenin aja, kadang yang aneh malah petugas kargo sama pengantar barangnya, sok tahu pake ada pengenaan biaya ini itu, gertak dikit juga dagh bubar. gue biasa beli limbah moge buat usaha lancar-lancar aja, intinya kita yang harus belajar dan tahu prosedur, kalo gak tahu tapi mau gampang, yah dimakan calo dan oknum petugas bandara mas.

  11. Pegawai Bea Cukai says:

    banyak orang baik di bea cukai..banyak yg berpendidikan tinggi dan bermoral baik.. kalo anda merasa bisa untuk mengubah bea cukai atau merasa bisa berkontribusi bagi perubahan bea cukai ke arah yang lebih baik -paling tidak bisa memberikan teladan yg baik- coba deh kalo ada pendaftaran CPNS Depkeu -khususnya untuk Bea Cukai- sdr mendaftar.. tdk perlu memikirkan berapa penghasilan yg akan sdr dapat.. niatkan saja untuk berkonttribusi positif.. atau daftarkan saja putra putri anda.. marilah kita bersama-sama membangun negeri yg adil sejahtera.. dan perlu juga sdr ketahui.. banyak pengusaha dan pengguna jasa bea cukai yg bermental tikus juga.. jadi lihatlah masalah bukan dari satu sisi saja.. BANGKITLAH NEGERIKU HARAPAN ITU MASIH ADA !!!

  12. Bea Cukai juga sedang belajar untuk bersih. Buat yang punya Blog ini, sy pribadi malu membaca pengalaman Anda dan memohon maaf utk ketidaknyamanan Anda ketika berurusan dengan instansi tempat saya mengabdi. Terima kasih utk kritik membangun Anda, namun untuk ke depannya semoga Anda bisa lebih netral dalam gaya menyampaikan tulisan. Jangan hanya menyalahkan kami, tolong kritik dan peringatkan kami. Saya pribadi akan menjadi lebih senang membaca blog Anda. Trim’s.

  13. anak_bangsa(t) says:

    bung, belajar bersihnya kelamaan kalee…
    Udah dari jaman dulu sampe sekarang tuh instasi kagak bersih2. Tunggu sampe berapa generasi lagi baru bisa benar2 bersih? Mungkin ini uda nasibnya jadi bangsa Indon dan tdk akan berubah sebelum ada RI1 yg benar2 berani dan tegas untuk memberantas korupsi di negeri ini.

  14. Bara Putra says:

    beberapa hari lalu saya mendapat telepon dari seseorang ke HP saya. tidak menyebutkan nama, tapi mengatakan bahwa barang kiriman dari amerika berupa handphone sudah sampai. beliau menagatakan kena biaya 1jt mohon utuk segera diambil di kantor pos. saya tanyakan bahwa, biasanya kalau ada bea masuk yang harus dibayar, saya mendapatkan surat resmi berisi hal itu. saya tanyaka mengapa ini dihubungi langsung via telepon. saya jelaskan bahwa saya biasa menggunakan surat pemberitahuan itu untuk meminta bantuan kurir kantor mengambilnya dg membekali uang sebesar yang ditagih plus tips. beliau jawab, sama aja khan. saya tetap meminta agar ada surat resmo spt yang pernah saya terima.

    Barang adalah berupa 3 set blackberry seri 8700 bekas – yang saya menangkan lewat lelang ebay – nilainya adalah 61usd dan kena biaya kirim 55usd+asuransi 3USD, jadi total 119USD.

    Kemarin, saya mendapat surat dari kantor pos, yg isinya bahwa saya harus menunjukkan ijin postel untuk menyelesaikan administrasi. Saya bingung dan kesal disisi ini – karena tidak mengerti apa yang dimaksud dan apakah memang sdh seharusnya. Yang saya inginkan adalah menyelesaikan administrasi ini dg cara yg benar tanpa ada isu amoral/pungli.

    Apakah mas Andy dan teman2 lain di BC bisa bantu memberikan info kepada saya? bagaimana sebaiknya saya menyelesaikan hal ini? Saya belum mendatangi kantor pos, karena surat yang saya terima meminta saya mengirimkan fax dg isi ijin postel tersebut. sedangkan jika ke kantor pos, saya cenderung merasa pungutan sebasar 1juta adalah tidak benar. Terima kasih sebelumnya. saya senang jika bisa dihubungi via email bara.putra(at)gmail(dot)com.

  15. iyo says:

    bahwa menjadi besar bukanlah suatu kebetulan,
    saya pribadi tidak mempercayai faktor kebetulan,..
    keberhasilan kerap kali datang tanpa kita sadari,..
    waktulah yang kan menjawab..
    bahwa setiap detik yang kita lewati..
    setiap keputusan yang kita ambil,..
    setiap tindakan yang kita perbuat,..
    memiliki kontribusi yang cukup erat,…

    bahwa kesabaran, keseriusan dan tanggung jawab adalah modal yang sangat absoludt, agar didunia apapun yang kita pijak menjadi tak sia-sia,…

    hanya saran untuk semua,,…
    dari A sampai Z

  16. Abdul Rahim says:

    Makanya klo gkm mau ribet beli barang dalam negeri dong. Ngakunya nasionalis tapi masih juga beli barang luar negeri.

  17. ziggy says:

    emang seperti itu birokrasi bea cukai soetta airport,,
    segaLa sesuatu dpt dgn mudah kLw pake duit or uang bLkng,,,

  18. Bambang says:

    halo pak Alex, terimakasih atas info-nya. Saya mau ke Cengkareng ngurus barang kantor yang ditahan bea cukai.
    Mudah-mudahan saya dilimpahi kesabaran……
    Mesti bukan uang pribadi, tapi guemeess. (Sabar ya Dek, sabar ya….)

    -bs….

  19. bea cukai says:

    sy kebetulan baru dapat surat mutasi ke kpp madya soekarno hatta. merubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan memang tidak mudah tp bukan tidak mungkin, dari segi sistem bea cukai soeta akan menjadi KPP MADYA (kantor modern). SDM pegawai jg akan diperbaiki. Bagaimanapun critanya, PUNGLI tetap Haram, masalah utamanya adalah Bea Cukai tidak bisa bekerja sendiri. Pemakai jasa pun bisa membantu, salah satu yang paling simple adalah tidak memakai jasa calo, tidak berusaha menego petugas, membayar pajak sesuai ketentuan. Pembayaran pajak tidak akan mengada-ada, pembayarannya pun melalui bank!

    klo orang pribadi mengimpor barang tidak tau prosedur itu lumrah tp klo dah dalam bentuk perusahaan, brarti ada masalah dalam manajemen perusahaan itu.

    orang bisa mencari pencuri karena ada kesempatan!

  20. bea cukai says:

    menjadi pencuri maksudnya!

  21. bayfx says:

    pengalaman…..

    “pilih mana…. sesuai prosedur… notul… anda tinggal keberatan….
    atau terserah anda saja…..”
    kata sihombing…. beacukai balikpapan

    dan ini sudah rahasia umum importir balikpapan.
    kalo urusan dengan sihombing… ribet lah… ada aja permasalahan…..

  22. anto_tikusgot says:

    memang konon kabarnya BEa CUKAI tidak terlibat secara langsung tetapi ada kantor “cabang di luaran ” YG ada sangkut pautnya dgn oknum BC
    makanya waktu di sidak KPK para kasir tertangkap tangan
    konon pula sekarang ada istilah kaum TALIBAN jika ada yang mencurigakan gerak nya

  23. Karpov says:

    Maaf ya.. Bukannya ngebela bea cukai..
    Seharusnya qta harus ngerti dlo aturan2 yang ada di impor-ekspor barang. Kegiatan impor gk seperti mas bayangin,gk seperti beli pisang di pasar minggu. Makanya belajar.. Ne gw kaci aturan2nya UU No 10 tahun 1995 tentang kepabeanan sebagaimana telah di ubah dgn UU No 17 tahun 2006.
    Jgn langsung mengvonis aparat negara. Tidak semua di Indonesia ne kyk mas pikirkan. Lagean saya baca dari tadi,yg ada cuman petugas gudang, Bea Cukai yg mana mas? petugas gudang ama petugas bea cukai beda mas. Makanya tau peraturan dlo, baru mas bisa ngerutu..
    Ato mas za yg mau cari sensasi, maklum kan bea cukai lg di sorot.

  24. penyuluhan dan layanan informasi KPPBC Soekarno Hatta says:

    Pak alex atau teman-teman yang lain , kalau ada permasalahan atau ada yang perlu dikonfirmasikan menyangkut Bea dan Cukai khususnya di bandara Soekarno Hatta, bisa menghubungi kami.di email pli_sh@yahoo.co.id atau ke telp. (021)5501309.

  25. iBNuX says:

    seperti kata iklan
    “klo bisa dipermudah, kenapa harus di persulit?”

    tapi kata oknum pegawai yang korup
    “Klo bisa dipersulit, ngapain di permudah??”

    apa yang bisa kita lakukan untuk indonesia ini yah???

  26. ryian says:

    saya ryian krja di korea.jg pny pngalaman yg bagi saya mnyebalkan dng Bea cukai.agk beda dng crita diats,krn kjadianx di kantor pos bukan dibandara.tgl 28.2.2oo9.saya krm paket dri sini/korea,isix COWOND2 MP3 n 1 BONEKA.dsn saya mngunakan jasa k.pos/EMS,tgl 29 sya dpt sms dri EMS klo brangx dah di bandara inchon korea…bbrp hri kmudian tptx tgl 3-2-09.sya dpt sms brangx dah smpai di indonesia jam 12:58.tptx k.pos besar makassar.jd saya dah tlp org rumh ksi info…tp trnxta paketx ga diantar,singkt crit.saya telpon petugas k.pos knp paketx ga diantar..yaa maklum saya org awam yg ga tau soal2 kxk itu.jwb ptugas ..paket mmg ga diantar pak…oke kta sya.trs kta ptugas barangx di pegang bea cukai jd klo penrima mau ambil slhkan ktm dg ptugas bea cukai di k.pos.saya jd heran..kok di tangan bea cukai..ada apa…jd saya minta dihub kan dg petugas bea cukai’nah kt petugas itu paket bapa kena BEA masuk/pajak jd klo diambil hrs bayar 300.000 rupiah.saya jd kaget…semahal itu kta saya’memang aturanx kayak gtu pak..kata ptugas.info”MP3 itu saya beli 189.000 won/korea.BONEKA”10.0O0 WON.kt ptugas mp3 nya yg kena BEA..krn hargax diats 100 DOLLAR’saya ga mau trm hrs bayar sbnyak itu…teman saya krim notebook n 2 buah mp3 ke jkarta kok ga kena bea apa2.llu knp klo krm tjuan ke daerh biaya nya mhal bnget..ahirx krn kesal saya mnt ptugas k.pos krm kembli barangx…saya sih bsa bayar asal aturan itu bnar.tpi ptugas bea cukai itu tdk mmbrikan penjelasan yg bisa saya terima.”ada yg bisa ksi ptunjuk dg msalah yg pern saya alami,krn smpe hari ini saya msi penasarn n bingung dgn urusan pajak2 itu.”ryan/KOREA

  27. ryian says:

    jdi apakah aturan tuk bea masuk barng dri luar yg dittpkan bea cukai memang sperti itu.MP3 yg hrgax 189.000 won n boneka 10.000 won,saya harus bayar 300 ribu,ada yg bisa beri pnjelasan tuk hal ini….”ryian/korea

  28. Toni Irawan says:

    Sekitar awal januari 2009 ini saya order pistol gas dari AS, dikirim via FedEx dan barang nyampe 26 Januari 2009 lalu ada yang ngaku2 petugas dari Fedex tlp saya memberitahukan barang sudah nyampe namun tertahan di bea cukai Soekarno-Hatta. Dia mengirim fax yang isinya perincia biaya bea yang harus dibayarkan beserta dokumen yang harus disertakan salah satunya izin kepolisian serta NPWP. Orang yang ngaku dari Fedex ini kalo tidak salah namanya Rommy menyarankan untuk janjian dulu sebelum datang ke bandara. Yang ingin saya tanyakan apakah saya langsung datang ke fedex, bagian cargo apa ke bea cukai Soekarno-Hatta?

  29. Baim says:

    Pada akhirnya supaya dapat barangnya tetap kita mesti bayar pajaknya ya kan. Supaya abdol dan nyaman minta aja bukti Surat Setoran Pajak-nya yang warna putih untuk pembayar pajak, atau setor sendiri aja pajaknya untuk memastikan uang pajaknya bukan masuk kantong pribadi. Kita sebagai warga negara tahu kalau Pajak itu perlu untuk negara asal jangan di korupsi.

  30. boak says:

    hmmmmmmmmmmmmmmmmmm dari kalo dari bea cukainya bersih dan transparan, tentu dengan sendirinya kita juga akan mengikuti aturan itu….kalo sama sama menyalahkan ya sama ajah debat kusir….cukai itu kan instansi…sedangkan kita rakyat…..cukai memberikan pelayanan dan aturan, kita juga ikutan mengikuti aturan….kalo dari cukainya sudah ngomong dengan nada nada ngambang dan seperti ngaco…tentu kita dengan sendirinya pasti akan berbicara “apa ada jalan lain?” “mohon kebijakan”, coba kalo sistemnya semua sudah transparan, gak ada lagi tulisan tangan, ketikan, dan arsip arsip yang seabreg…..coba semuanya bisa online, bisa diakses,…bisa ketawan total pendapatan sehari itu….dan apakah semua itu masuk kemana? ada daftar list temporary hasil didapet dari siapa ajah? kan kalo tertera ada list nama kita disitu kan jadi senang ooh ternyata duitnya beneran masuk negara toh…bukan masuk ke si penelpon si calo ato si oknum…….coba lah go online….go mobile…katanya pengen bangsa indonesia maju dan cinta produk sendiri,,lah wong di indo barangnya gak ada…ya otomatis nyari keluar lah….
    dalih supaya bangsa indonesia sadar sendiri dan menekan import, kita si gak masalah import di permahal, asal jelas banget duitnya tuh untuk apa? gak usah pake minta di beliin mobil segala cuman karena barang kena jalur merah….. ehehhe

    dan yang paling parah….WAKTU, dikira kita ini gak ada kerjaan dan gak ada bisnis laen sehingga harus nyamperin tuh kantor dan ngantri kaya semut ber jam jam…..yang lebih parah lagi….ngantrinya tuh gak jelas…apakah bisa dapet hari ini…atau besok atau besoknya lagi…atau bahkan seminggu atau sebulan kemudian….hehehe

    padahal kan gampang tinggal bikin semacam situs atau forum dan daftarin….si A tertahan penyebabnya apa…..pelanggarannya apa…kena biayanya berapa…..
    si B kena di maslah apa dana bagaimana solusinya….saya rasa mudah membuat hal seperti itu,,,,kecuali budaya malas bergerak memang sudah mendarah daging dari atas sampe bawah….yang jelas, kalo Indonesia tercinta ini masih tetep mendewa dewakan BIROKRASI, sampe lebaran kuda juga kita ga maju maju…..birokrasi boleh….tapi contek ke sedikit perusahaan swasta yang lebih mementingkan efisiensi dan efektifitas….

    maaf buat yang merasa tersinggung…..hanya sekedar saran dan kritik saja….bukan celaan atau hinaan, tapi ini lah kenyataannya sekarang ini…..dan ini merupakan teguran, kita kita cuma bisa menyatakan unek unek melalui media seperti blog ini atau media massa mungkin. maklum namanya juga rakyat wong cilik,,,,selalu berada di dalam hati kalo mau komplen….kalo udah berhadapan dengan masalah mah….akhirnya ya manut lagi manut lagi sama aturan yang dipikir sepertinya kurang transparan ini.. hehehe

    akhir kata mohon maaf kalo ada salah salah kata ya Pak semua nya.
    salam

  31. indonesia tercinta says:

    saran aja ni ya, kalau mau menghindari besarnya pajak Bea masuk, Nilai barang di invoice dikecilin dan bikin sebagai barang bekas.

  32. nichan says:

    @riyan,
    di atas 50USD, sih, emang kena pajak…itu ada peraturannya juga…coba aja dikurs-in jumlah sekian won itu = berapa USD
    kalo ada temen yang nggak kena pajak, bisa dibilang, sih, beruntung…harusnya kena…
    mungkin ironisnya, di satu sisi ada orang-orang yang dikenakan pajak yang tinggi banget tapi itungannya tidak jelas, lalu ada orang-orang yang pajaknya nggak dikenakan sama sekali dan alesannya juga tidak jelas…
    tidak dikenakan pajak bukan berarti itu yang benar…

  33. tedi says:

    Mau share juga nih:
    saya beberapa minggu yang lalu membeli jam tangan dari belanja online, harga jam US$19 plus ongkos kirim menjadi US$37, hari ini (8 Juni) saya mendapat telepon dari kantor pos jakarta utara bahwa barang tersebut tertahan di Hanggar 2 bandara Soetta dan saya harus menemui kepala BC di sana dengan di wajibkan membayar beberapa pajak yang tidak saya mengerti sehingga besarnya mencapay 4 juta rupiah lebih,…jadi bingung apakah harga 19 dolar harus saya tebus 4 juta rupiah ?….

  34. bathory says:

    Quote dari mas Alex:
    Bea Masuk 15%: Rp. 957.267,-
    PPN: Rp. 735.438,-
    PPh: Rp. 551.578,-

    Kalo menurut saya, keputusan persentase2 tersebut diatas yg memberatkan. Bea masuk (saya tau tergantung barangnya) 15%, ppn 10%, pph 7,5% menurut saya sangat memberatkan yg pada akhirnya membuat para importir mencari jalan termurah. Bisa dimaklumi kalo kita mengimpor barang yg harganya cukup tinggi (misal $200) lalu dikenakan pajak. Tapi bukan yg seharusnya pajak tersebut memberatkan importir. Seperti yg mas Hari bilang, kalo barang yg kita cari ada di Indo, kita ga akan ngimpor.

    Dan untuk persoalan yg mana shipping cost dihitung ke dalam persentase, saya dulu juga kaget mas. Karena shipping cost kan bisa mencapai 1/2 atau lebih dari total di invoice (seperti yg mas Alex alami). Disini jg menurut saya cukup memeras para importir kalo shipping dihitung dalam persentase pajak.

  35. budi says:

    Ini semua kembali kepada ybs/orangnya. Petugas/pegawai bandara. ppjk dsb supaya memberikan penjelasan kepada pengguna jasa yg jelas sejelas2nya jgn asal-asalan(kalau ga ada duitnya).

    Penguna jasa/importir/perorangan juga kalau dikasi kepercayaan n kemudahan jaga donk jgn malah disalah gunakan. Barang diselipin macam2. dari jumlah barang, harga sampai narkoba(boleh untung tapi jgn keterlaluan).

    Soal hitungan bea dan pajak dari jaman dulu memang begitu semua komponen dimasukan dari mulai harga barang, freight dan asuransi menjadi total CIF baru dikalikan ke persentase BM, PPN BM(jika ada), PPN dan PPh 2.5% (7.5% tanpa API).Memang berat kalau untuk sample, tapi mau dikata apa kalau sdh aturannya yg penting jelas, khan PPN dan PPh bisa diperhitungkan dalam laporan pajak juga(jika punya NPWP).

    Jadi kalau sample ga banyak lebih baik kirim via courier saja biar ga pusing, tinggal tunggu trus bayar deh. Khan ga stress dan buat dosa marah2 ama orang.

  36. iman says:

    wah gila bener..gmn dgn kiriman iphone saya ya..bakal ribet nih

  37. triyanto says:

    aku juga pernah ngalamin hal yang tidak enak urusan dengan bea cukai,beli 2 hape china ,taksiran harganya di naikin 2.5x jadi deh pajaknya membengkak jadi 400rb tiap hape,jadi hape 800rb pajak 400rb,bener2 gila petugas bea cukai( tapi salah ku sendiri juga sih gak pakai invoice)

  38. eno says:

    saya mau tanya, saya tinggal dijerman, saya koleksi tas2 bermerk seperti chanel, hermes, dll…saya ingin mengimkan beberapa tas tersebut untuk keluarga saya di indonesia, tas ini bekas. Tetapi saya takut apakah nanti akan masuk bea cukai? rencana saya akan memakai kurir fedex. harap informasinya, terima kasih.

  39. Djon Wen says:

    mas andi92, Jadi takut nih mau beli barang dari luar negeri (padahal baru mau pertama kali), tapi udah baca yang seram-seram tuh. so Mas Andi bisa bantu aku juga gak, kira-kira berapa yach bea cukai yang harus saya bayar untuk pembelian solar charger(charger matahari-assesoris HP), harga barang US. 105 ditambah ongkir US. 132. Atas bantuannya diucapkan terimakasih.

  40. Andy says:

    Halo pak,mohon info,saya bermaksud beli pisau soveni tradisional Nepal (kukri) dari nepal, h

  41. P.P says:

    Mas,numpang tanya,saya mau beli pisau kukri dari Nepal, harga $45 ong.kirim $31. Kira2 brp bea masuknya? Lbh baik kirim via EMS atau TNT/DHL? Trims mas..Salam

  42. HS Code says:

    untuk ngecek elemen pajak apa yg akan dikenai barang yg akan diimpor cek di sini:
    http://www.tarif.depkeu.go.id/Ind/Info/HS9Default.asp?menu=goodform

    masukan kata kunci yg umum untuk barang yg diimpor, contoh misalnya: selular –> untuk pesawat selular, dsb

  43. Fairy says:

    Pak,numpang tanya,skg saya berada di china sudah ckup lama n akan kembali ke indonesia mungkin thn dpn bulan feb to maret,tidak mgk kan saya bw semua brg saya dgn koper yg max berat cm 20kg,saya berencana ingin memaketkan brg2 yg tdk dpt saya bw sendiri,kira2 brang tersebut kena bea cukai ga y?
    saya jg ingin mengirimkan handphone dr china untuk hadiah ulang tahun adik saya yg berada di jkt. harga handphone tersebut ga mahal,hanya sekitar 600rb. kira2 brp y bea cukai untuk handphone tersebut n sebaikny kirim pake apa? EMS/china post,dll?
    terima kasih sebelumny.

  44. zhieww says:

    @fairy: bos aku baru pengalaman nih hari ini. aku kan beli 1 hp dari cina pesen dari internet tanggal 30september terus aku beli lagi 1 dari cina tgl 25 oktober. hp pertama sampai dan diterima tapi tetap aja bos, kalo kita ga punya invoice atau bon pembelian, bos bakal disuruh bayar pajak gede banget. contioh: hrga perkiraan dari BC 3juta kena 17.5%= 500ribu. makanya bos harus punya invoice atau bon pembelian kalo ga mau BC yg ngira2 harga.

    saya juga beli hp cina mirip iphone cuma 800ribu. eh taunya BC ngasih harga sendiri jadi 3juta dengan pajak 500rb. untung aja sy ngeprint invoice buat bukti kalo barang harganya bukan segitu.

    terus saya pesen hp ke 2, ternyata dipersulit sama BC’nya..
    gara2 saya beli hp dengan nama dan alamat yg sama.
    kalopun bisa diambil hp’nya, sy harus bayar pajak yg tertera di form beacukai.
    kepaksa, saya ga mau lah bayar mahal. orang, harga hpnya aja cuma 850ribu masa saya harus bayar pajak 500rb. capedehhhh…

    jadi barangnya saya simpen dulu di gudang pos, sampe sy punya duit buat bayar pajak yg ga masuk akal itu…

  45. AAAAh says:

    BEA CUKAI PERGI MATIIII SAJA…
    Gw masukin baju2 murah belinya di ebay… 1500 usd / 1000 lembar baju.. baju2 kaos polo.. ga tau kok bisa harga segitu..
    barusan browse malah ada sepatu cewek cm 600 usd / 1000 pasang. wew.. murah banget..
    barang itu temanku di luar yang beli sih, trus aku beli di dia per 30.
    nah, trus barang gw sampeee.. udah senang, ternyata ditahan di bea cukai.. masa dikenakan pajak ga karuan. Itu baju jadinya jatuhnya 1jt selembar. gara2nya di baju tuh ada label harganya 50 dolar.. wew.. Ada invoicenya yang menyatakan harga ga segitu, tapi mereka maunya ngacu sama harga di baju. Gila gaa???? Kalo mereka punya otak.. mana ada orang sinting yang mau beli online baju harga 1 jt selembar.. lalu aku mesti jual berapa?? 2 jt?? tapi coba ditantang. gw jual ke BC di bawah modal deh (kalo menurut perhitungan mereka). diskon 80% dari harga modal boleh dah, beli aja semua tuh.. Ga mungkin berani kan mereka…
    Trus sama orangnya FedEx disuruh bikin surat pernyataan. Ya gw bikin, gw ekstra mintain invoice lagi ke supplier trus dilampirkan. Bilang tolong mengacu sama invoice.. Ndak mungkin kan ada baju harga segitu.. Tapi surat pernyataan gw ditolak. mereka tetep ngacu sama stiker harga di baju.
    Sampe sekarang ini masih di tahan..
    SO, CUMA SATU KALIMAT..
    MATIIII SAJA KALIAN SEMUA ORANG2 BEA CUKAI…

  46. wanitawanita says:

    waaaa…
    ak mo beli crocs dr cina 100 pasang..kira2 kena brp yah??
    @ pasangnya sekitar 30.000
    bingung niiih..minta pencerahan duuunkk…
    trus klmongurus,pertama x hrs kmn yah?
    amatiran soalnya nih ak

  47. hezdu says:

    Yang masih minat beli Kukri Nepal, lewat saya aja. cek di web thekukhurihouse.com, lihat modelnya, ntar kasih tau saya. Setelah barang datang, anda akan saya kontak. baru bayar setelah ada barang di saya

    hezdu

  48. nana says:

    hai saya minta info dong….. saya ingin membeli beberapa barang online senilai 200 usd kira2 pajaknya berapa? and kl kirim ke manado apakah bisa?maklum saya awam sekali disini

Leave a Reply