Sebuah Catatan: Jogja – Jakarta – Bandung
Ya, lima hari saya telah “bertualang” di Jakarta dan Bandung. “Petualangan” dimulai sejak hari Rabu [23 January 2007] kemarin. Pada hari tersebut kurang lebih pukul 17.25 WIB, saya berangkat ke Jakarta menuju ke kantor Brainmatics. Saya tiba di Jakarta kurang lebih pukul 18.30 WIB dan sekitar pukul 21.00 WIB, saya baru sampai kantor [ya, biasalah Bis Bandara yang menuju ke Pasar Minggu sangat jarang sekali]. Sesampai-nya di kantor saya berpelukan bertemu lagi dengan BIG BOSS dan beberapa rekan IlmuKomputer.Com serta rekan kerja di kantor.
Setelah selesai mengecek persiapan software dan hardware yang akan dipakai untuk “community class” ke-esokan harinya, dimana saya sendiri yang akan mengajar kelas tersebut, saya ngobrol dengan BIG BOSS mengenai beberapa perbaikan portal UI yang harus segera diselesaikan. Kurang lebih pukul 23.00 WIB, saya pamitan untuk menuju tempat penginapan saya. Sesampai-nya di penginapan, saya memperbaiki dulu “slide” yang akan saya pakai untuk mengajar sebelum akhirnya pulas tertidur.
Kamis [24 January 2008], saya berangkat ke kantor kurang lebih pukul 08.00 WIB. Kelas komunitas yang pada hari tersebut bertemakan sistem operasi Linux dimulai kurang lebih pukul 09.00 WIB. Peserta kelas ini sebanyak 10 orang dan secara umum kelas bisa berjalan dengan baik. Kurang lebih pukul 17.00 WIB kelas telah selesai. Setelah melayani beberapa permintaan peserta, saya menghabiskan waktu dengan belajar di kantor sampai pukul 21.00 WIB sebelum pulang ke penginapan. Sesampai-nya di penginapan saya belajar lagi sampai pukul 02.00 WIB sebelum tertidur bersama bahan baca-an.
Jum’at [25 January 2007], kurang lebih pukul 09.00 WIB, saya berangkat ke kantor Microsoft Indonesia, yang ada di BEJ. Sesampai-nya di kantor tersebut, sudah banyak rekan-rekan MSP [Microsoft Student Partners] yang sudah datang. Kami hari itu berkumpul disana, untuk persiapan ujian 070-528 [TS: Microsoft .NET Framework - Web-Based Client Development] dimana kami mendapatkan voucher gratis untuk ujian dengan materi tersebut pada hari berikut-nya. Acara persiapan ujian ini, dimulai kurang lebih pukul 10.00 WIB, dimana Zeddy Iskandar yang merupakan Academic Developer Evangelist sekaligus BOSS para MSP, memberikan soal-soal latihan ujian, dan membahas-nya setelah kami selesai mengerjakan soal-soal tersebut.
Acara persiapan ujian berakhir kurang lebih pukul 17.30 WIB, dan kami segera bergegas menuju Hotel Formula-1 di bilangan Menteng yang merupakan tempat menginap kami. Pukul 18.30 WIB, kami makan malam bareng di sebuah Restoran [duh, saya lupa nama Restoran-nya] yang tidak jauh dari tempat kami menginap. Makan malam tersebut, menurut rekan saya mengambil tema makanan India, yah makanan yang “aneh” dan membuat perut saya tidak nyaman
.
Setelah selesai makan malam, kami balik ke kamar masing-masing untuk belajar menghadapi ujian ke-esokan hari-nya. Sampai di kamar saya belajar lagi hingga kurang lebih pukul 23.30 WIB perut mulai terasa tidak nyaman. Antara lapar dan “sesuatu yang aneh” akhirnya saya mengajak beberapa rekan yang lain, untuk makan lagi di samping kiri Hotel, yang ternyata merupakan tempat nongkrong anak-anak muda. Kami “nongkrong” disana kurang lebih selama satu jam, dan kemudian kami balik lagi ke kamar masing-masing. Sesampai-nya di kamar, saya belajar lagi hingga kurang lebih pukul 02.00 WIB.
Sabtu [26 January 2007], saya terbangun kurang lebih pukul 05.00 WIB, dan memanfaatkan waktu yang semakin sempit untuk belajar lagi. Kurang lebih pukul 08.00 WIB kami cabut dari Hotel, menuju ke tempat ujian di Inixindo yang berkantor di bilangan Senayan. Sesampai-nya di tempat ujian, saya hanya sempat sarapan Roti dan beberapa jenis buah, karena saya mendapatkan “kloter” pertama untuk ujian hari tersebut.
Saya masuk ruang ujian kurang lebih pukul 09.30 WIB, dan duduk di posisi yang sudah ditentukan oleh penyelenggara. Nah, ketika mau mulai ujian ini, tiba-tiba perut saya terasa tidak nyaman lagi, perut sebelah kiri bawah saya seperti disayat-sayat. Yah, mungkin ini karena saya telat makan dan masuk angin. Dengan perut sakit, saya paksakan untuk tetap mengikuti ujian. Dimana dalam ujian tersebut, saya mendapatkan soal sebanyak 45 buah, dan untung saja soal-soal tersebut relatif mudah untuk dikerjakan.
Kurang lebih pukul 10.45 WIB, karena sudah tidak tahan lagi dengan sakit maag saya, akhirnya saya akhiri ujian tersebut, dan untunglah saya masih bisa lulus. Saya keluar dari tempat ujian dan langsung “terbaring sakit” di Musholla. Setelah diberi obat oleh karyawan Inixindo yang manis baik itu, berlahan-lahan perut saya membaik dan bisa makan.
Pukul 14.00 WIB, semua rekan-rekan MSP yang berjumlah kurang lebih 30 orang yang dibagi dalam beberapa “kloter” sudah selesai mengerjakan ujian. Setelah semua berkumpul, kemudian kami menuju ke BEJ, dan sesampai-nya disana kami membubarkan diri. Saya sendiri bersama 6 rekan saya yang berasal dari Bandung [2 ITB, 2 Maranatha, 1 Padjajaran dan 1 STT Telkom] segera bergegas mencari Travel untuk pergi ke Bandung.
Kami ber-tujuh meninggalkan Jakarta kurang lebih pukul 16.00 WIB. Benar juga apa kata rekan saya, kalau pergi ke Bandung menggunakan kendaraan pribadi butuh waktu 2-3 Jam, sedangkan kalau menggunakan travel “hanya” butuh waktu 30 menit – 1 Jam. [15-30 menit sebelum masuk tol dan 15-30 menit setelah keluar tol] selebihnya adalah waktu untuk “tidur”
.
Perjalanan ke Bandung relatif lancar, kami tiba disana kurang lebih pukul 16.15 WIB. Sesampai-nya di Bandung, saya mampir sebentar ke rumah “bu RT” Kampung Gajah dan wak Haji ditemani oleh om Fajar. Setelah dari sana, kami bergegas ke kost-an om Fajar untuk istirahat.
Minggu [27 January 2007], kami bangun pagi dan jalan-jalan ke Stadion Mandala Siliwangi untuk menghirup udara pagi di ITB. Di hari Minggu ternyata tempat tersebut, mirip sekali dengan GSP [Graha Sabha Pramana] UGM, dimana banyak orang-orang yang berolah-raga. Setelah sarapan, kami bergegas menuju ke jalan Dipati Ukur 29, dimana tujuan saya kesana, adalah untuk menemui rekan SMU saya yang “kabur” sejak tahun baru lalu. Mama dari Ratri [ceritanya pernah saya tulis DISINI], bilang bahwa Ratri, kemungkinan besar ada di alamat tersebut.
Sampai di jalan Dipati Ukur 29 kurang lebih pukul 09.30 WIB. Tempat tersebut, ternyata merupakan sebuah rumah yang kebetulan pemilik-nya sedang mencuci mobil di halaman. Saya kemudian menanyakan beberapa informasi menyangkut keberadaan Ratri. Nah, dari percakapan saya tersebut, ternyata tempat kost tersebut adalah kost Pria, dan beliau belum pernah ketemu dengan wanita yang memiliki ciri-ciri yang saya sebutkan. Yah, akhirnya saya pamitan, dan tidak tahu lagi harus mencari kemana si Ratri yang belum pulang juga sampai saat ini.
Kurang lebih pukul 11.00 WIB, saya dan Fajar pergi ke Stasiun Kereta Api untuk membeli tiket kereta api Turangga yang akan berangkat pukul 19.00 WIB dari kota Bandung. Selesai membeli tiket, kami pulang ke kost-an Fajar di daerah Cisitu Indah, dah menghabiskan waktu di dunia maya. O, iya di kost-nya Fajar ini, Internet nyala terus 24 Jam lho, biaya internet + TV Kabel ditanggung bersama *ngiri mode=ON*.
Pukul 18.00 WIB, saya berangkat ke Stasiun Kereta Api. Sampai di Stasiun kurang lebih pukul 18.45 WIB. Kereta Api berangkat tepat waktu, dan saya tiba di Jogja hari Senin [28 January 2007] kurang lebih pukul 03.00 WIB. Yah, itulah cerita lima hari “petualangan” saya di kota Jakarta dan Bandung. Terima kasih sekali buat DPE [Departmen Platform Evangelist] Microsoft Indonesia yang telah memberikan voucher ujian gratis, dan terima kasih buat om Fajar yang telah menemani saya selama di Bandung.
About the Author (Author Profile)
Comments (10)
Trackback URL | Comments RSS Feed
Sites That Link to this Post
- Microsoft Student Partners - Alex Budiyanto Blog | August 7, 2008
![[ki-ka: Ferro, Alex, Ronald]](http://alexbudiyanto.web.id/wp-content/uploads/2008/01/msp-ms.jpg)













Datang tanggal 28, pantes aja ga ikut acara kemaren.
bukan stadion mandala siliwangi
tapi sasana budaya ganesha
@Goen,
Yup, padahal saya pengen banget ikut bersih-bersih pantai-nya tuh
@Fajar,
Lah, jadi salah ya? padahal aku baca di papan petunjuk yang aku foto itu lho jar?
Weh aktipis microsoft ya
aaaahhh..
aku ke bandung baru sekaliii…!!!
jadi inget pengalaman ndoyok ke bandung….
@daaan,
just MSP™
@-tikabanget-
Mbak-nya ini lho, kalau mau ke Bandung kan tinggal berangkat sahaja.
@aad,
Loooh, ini kamsudnya pergi ke Bandung dengan Doyok?
bagus… bagus… ndak usah mampir ke surabaya…
@chiw,
Wah, saya belum berani ke Surabaya, yang konon katanya merupakan kota suci kelahiran “sang nabi” ituh.